Kontribusi Perusahaan Belum MemadaiHarus Bisa Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
2011-02-21 01:29:51
TENGGARONG,Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari menganggap keberadaan perusahaan-perusahaan di Kukar belum memberikan kontribusi yang memadai, baik untuk masalah pengangguran maupun pajak penghasilan yang belum membayar ke Kukar. Sesuai Program Gerbang Raja, kemiskinan dan pengangguran di Kukar mendapat perhatian serius Pemerintah Kukar dibawah kepemimpinan Bupati Rita Widyasari. Harapan dia, kemiskinan dan pengangguran tidak boleh bertambah, sebaliknya seharusnya berkurang, ditengah banyak perusahaan yang beroperasi di Kukar, baik itu dari sektor pertambangan batu-bara dan juga perkebunan. Bupati saat menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Kukar beberapa waktu lalu memngungkapkan, pemerintah akan terus mengevaluasi secara intens tentang keberadaan perusahaan yang beroperasi, dan akan dicarikan terobosan terbaik guna menyelesaikan kedua momok persoalan pembangunan tersebut. Menurut bupati, perusahaan-perusahan yang beroperasi diwilayahnya, baik yang sudah lama beroperasi, maupun yang baru, berkewajiban memberikan dampak sosial positif bagi peningkatan pembangunan di Kukar, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar, "Selama ini kontribusi yang diberikan pihak perusahaan belum memadai dibandingkan dengan keuntungan yang didapat, terutama dalam hal retribusi pajak penghasilan (PPH21), dimana masih banyak perusahaan yang belum membayarkan pajak penghasilannya ke Kukar," ujar bupati. Bupati berharap, hasil Sumber Daya Alam yang dikeruk jangan semuanya dibawa ke luar Kukar. "Sisihkan sebagian dengan perhitungan tertentu, dikelola secara baik, agar berguna bagi masyarakat Kukar,” pinta bupati. Dikatakan, sudah saatnya SDA yang ada di Kukar tidak hanya dikeruk dan dikirim ke luar Kukar tanpa melalui proses lebih lanjut. Ia berharap Kukar yang kaya akan batu bara tidak harus dikirim ke luar Kukar, namun dapat dijadikan energy alternative yang sangat murah bagi masyarakat, seperti dijadikan bahan bakar briket batu-bara, begitu pula dibidang perkebunan, Kukar memiliki areal sawit yang cukup luas, ia berharap di Kukar juga memiliki pabrik kelapa sawit yang dapat membuat CPO. Dengan berdirinya pabrik-pabrik turunan, diharapkan dapat menarik tenaga kerja yang cukup besar di Kukar. Menurut bupati, membangun pabrik-pabrik turunan guna mengelola SDA yang ada, tentunya akan menyerap tenaga kerja yang besar, sehingga akan berdampak pada berkurangnya pengangguran dan kemiskinan di Kukar. yd
|