Pelatihan Jurnalis PJK Berjalan Sukses

2011-02-21  01:32:29

TENGGARONG, Pelatihan Jurnalis yang diadakan Persatuan Jurnalis Kutai Kartanegara (PJK) dalam rangka peringatan Hari Pers ke 65 yang dilaksanakan di Ruang Multimedia SMA Negeri 1 Tenggarong, Sabtu (19/02) berjalan sukses. 
Sekitar 45 peserta yang merupakan para siswa dan juga peserta dari perwakilan Chanel Etam menyimak secara serius materi yang disampaikan para pemateri.
Ketua Panitia Muhammad Shahibul Muttaqin mewakili rekan-rekannya mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian dari insan pers terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Apalagi, siswa-siswa yang saat ini duduk di bangku sekolah, merupakan generasi muda untuk membangun Kukar kedepannya.
“Tema pelatihan jurnalistik kali ini adalah ‘Bersama Pers Kita Bangun Kutai Kartanegara’. Karena insan pers sendiri juga memiliki kewajiban memberi sumbangsihnya untuk pembangunan daerah. khususnya dalam bidang SDM,” katanya.
Dalam pelatihan itu, siswa diajak untuk mengetahui bagaimana sejarah junalistik dari masa ke masa, teknik wawancara dan memperoleh informasi, teknik dasar menulis berita, teknik potography dan memperkenalkan kode etik jurnalistik. Sedangkan di akhir kegiatan, digelar simulasi membuat berita dengan nara sumbernya adalah panitia.
Ditambahkannya, kegiatan pelatihan serupa rencananya juga akan diadakan di beberapa kecamatan di Kukar. PJK itu sendiri terdiri dari jurnalis media cetak dan elektronik yang bertugas di Kukar. Mereka
berasal dari Surat Kabar Harian (SKH) EXPRESS, SKH Kaltim Post, SKH Samarinda Pos, SKH Tribun Kaltim, SKH Kalpost, SKH Pos Kota Kaltim, SKH Koran Kaltim, IDC FM dan Antara News Radio 91.7 FM.
Seusai kegiatan, Ipul menyampaikan ucapan terima kasih atas semua pihak yang mendukung suksesnya kegiatan itu. Mewakili rekan-rekannya, ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kukar Rita Widyasari, Pemkab Kukar, Humas dan Protokol Pemkab Kukar, Anggota DPRD Kukar, Polres Kukar, Pengadilan Negeri Tenggarong, Kejari Tenggarong, PT Jembayan Muara Bara dan SMA Negeri 1 Tenggarong yang telah mempersiapkan ruangannya untuk sukses dan lancarnya kegiatan itu.
Sementara Kabag Humas dan Protokol Pemkab Kukar, Sri Wahyuni yang datang terlambat sesuai mendampingi rombongan Pemkab Kukar. Ia sempat memberi kata pengantar singkat kepada peserta. Salah satunya tentang bagaimana hubungan antara humas dan wartawan. “Pers dan humas adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya memiliki peran dan fungsi hampir sama. Bahkan humas seringkali mendapat pelatihan dari wartawan. Sehingga saya sendiri juga sangat mendukung kegiatan ini,” tambahnya.
Setelah acara pelatihan berakhir, peserta diminta untuk menyampaikan kesan, pesan dan saran atas kegiatan itu. Berbagai tanggapan berbeda pun bermunculan. Namun pada intinya, semuanya merasa bangga karena dapat belajar bersama para jurnalis.
“Saya merasa senang selama mengikuti pelatihan jurnalistik ini. Dengan pelatihan ini, saya menjadin tahu, bagaimana menjadi seorang wartawan. Saya berharap pelatihan ini tidak cukup sampai disini. Lain kesempatan harus ada lagi,” tulis Rinda Dewi Safitri.
Tidak hanya ilmu, peserta pun mengaku juga mulai mengerti bagaimana kehidupan dan kerja keras seorang wartawan dalam memberikan informasi kepada masyarakat. “Tidak mudah seorang wartawan mempersembahkan berita yang tersedia di depan meja kita sehari-hari. Kita selayaknya menghargai mereka (wartawan, Red), karena merekalah yang menolong kita melihat dunia luar di kehidupan kita setiap hari,” kata Dody Cahyadi.
Senada diungkapkan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Kukar Sri Wahyuni. Ia mengaku surprise dengan kegiatan para wartawan yang dapat bahu-membahu mensukseskan kegiatan meskipun berasal dari berbagai media yang berbeda.
“Ini surprise. Karena untuk pertama kalinya, secara bersama-sama wartawan menggelar kegiatan yang berguna untuk generasi muda. “Saya sendiri surprise begitu mendengar temen-temen wartawan buat kegiatan jurnalistik. Karena kegiatan ini baru pertama kali digelar dan SMA Negeri 1 adalah sekolah pertama yang mendapat kehormatan untuk itu,” katanya.
Ia juga menyarankan agar kedepan kegiatan serupa rutin dilakukan. Pasalnya seiring perkembangan jaman, pers tidak hanya bertugas mencari dan menyebarkan berita. Melainkan berbuat yang terbaik untuk pembangunan negeri. “Kalau bisa rutin digelar ya,” katanya.
Kendati demikian, ada hal menarik pada saat penyampaian kata pengantar itu. Ia menyarankan agar PJK diubah namanya menjadi ‘Perjaka’. Kontan saja ucapan Sri itu membuat seisi ruangan tertawa terbahak-bahak. “Kalau PJK kan sulit menyebutnya. Gimana kalau Perjaka. Kan enak nyebutnya,” kata Sri. Awi

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
R A B U
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...