Pembangunan SDM dan SDA Harus Berimbang untuk Bela Negara2011-01-24 01:31:37
SENDAWAR,Komandan Komando Distrik Militer (KODIM) 0912 Kutai Barat (Kubar) Letkol Kav M Zulkipli, mengatakan pembangunan kubar saat ini berkembang pesat dan merupakan salah satu dari 200 daerah pemekaran se-Indonesia yang berhasil. Proses pembangunan tersebut hendaknya ditingkatkan dengan melihat pentingnya pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang berimbang, sehingga masyarakat mengerti arti pembangunan sesungguhnya untuk mencapai fungsi bela negara yang kuat. "Sangat jelas terlihat pembangunan yang begitu baik di kubar, sehingga kemampuan SDM dan SDA perlu dijaga dengan baik untuk pembangunan masa mendatang. Secara umum peningkatan pembangunan membuat kecintaan masyarakat kepada negara. Kalau masyarakat memiliki rasa cinta pada negara dan tanah air maka keamanan wilayah nusantara dapat terjaga dengan baik pula," papar Zulkipli kepada Poskota Kaltim baru-baru ini diruang kerjanya, Makodim 0912 Kubar, Barong Tongkok, Sendawar. Dikatakan Zulkipli, untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terutama pemuda pada pembangunan, perlu wawasan dan pola pikir bela negara. Karena itu, selain sebagai seorang Komandan yang memimpin KODIM 0912 Kubar, dia juga menjadi pengajar (dosen) di Politeknik Sendawar yang merupakan salah satu perguruan tinggi di kubar. Ia mengatakan tujuan utama sebagai pengajar tersebut semata mengenalkan wawasan agar mahasiswa-mahasiswi mengerti dan memahami arti penting kecintaan terhadap bangsa dan negara serta wawasan nusantara. "Saya juga meluangkan waktu untuk mengajar mata pelajaran kewiraan di Politeknik Sendawar. Hal itu diharapkan agar mahasiswa-mahasiswi mengerti dan tahu fungsi bela negara melalui pembangunan. Karena dengan pembangunan yang baik dan berwawasan nusantara, sangat membantu masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI. Kubar yang berbatasan langsung dengan negara luar sangat perlu pembangunan yang tepat dan kokoh untuk menjaga keutuhan bangsa. Pemuda perlu mengerti pentingnya pembangunan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat secara utuh," ujarnya. Lebih jauh menurutnya aplikasi bela negara diwujudkan sesuai profesi melalui pekerjaan masing-masing. Sebagai bentuk wujud kerja nyata TNI, pada tahun 2011 ini akan dilaksanakan TNI Masuk Desa (AMD) yang dilakukan dari pusat dan regulernya oleh KODIM 0912 Kubar. "AMD mulai dilaksanakan pada bulan Juni mendatang dan diharapkan dapat berfungsi untuk membantu pembangunan masyarakat,"ucapnya. Disinggung tentang keamanan wilayah kubar yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Zulkipli mengatakan keamanan wilayah perbatasan tetap kondusif dan selalu diawasi TNI. Sedangkan untuk 21 kecamatan juga dalam pantauan langsung Kodim 0912 melalui 13 Koramil se-Kubar. "Saya langsung terjun kelapangan memantau keadaan perbatasan Indonesia-Malaysia (wilayah Kecamatan Long Apari, red), tetap aman dan kondusif. Hanya saja beberapa fasilitas penting perlu dipenuhi untuk masyarakat sekitar perbatasan, terutama sekali masalah telekomunikasi (telpon) yang belum terjangkau serta akses darat yang belum ada. Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Kubar yang telah membantu mewujudkan hadirnya TNI 0912 Kubar, terutama dalam persiapan tanah untuk perkantoran dan perumahan kODIM 0912 Kubar yang saat ini telah berdiri kokoh. Keberadaan Kodim 0912 Kubar diharapkan kedepan dapat bermitra dengan pemerintah dan masyarakat untuk menjaga stabilitas nasioanal NKRI agar selalu kondusif dan aman," ungkapnya.imr
|