LAMB Gaungkan Perang Terhadap Miras2011-01-24 01:43:03
TANJUNG REDEB, Gaung peran teradap Minuman Keras (Miras) mulai didengunkan di Bumi Batiwakal. Setelah komitemen Pemkab Berau memberantas Miras dengan tidak memperpanjang izin penjualan Miras, Laskar Anti Miras Berau (LAMB), sebuah organisasi yang terbentuk dari pemuda-pemuda dan mahasiswa Berau juga mulai menabuh genderang perang teradap minuman haram tersebut. Dalam aksi damai di Bundaran Pemuda Tanjung Redeb, LAMB menyerukan kepada masyarakat Berau untuk mendukung komitmen Pemkab. Mereka menganggap miras tidak ada manfaat sama sekali bahkan merusak mental generasi muda. Aksi yang di komandoi Apri, selaku koordinator lapangan (Korlap) aksi itu menyatakan menolak dengan tegas segala bentuk peredaran Miras di Berau. Digambarkann, LAMB merupakan kelompok relawan anti Miras yang terdiri dari orang-orang yang perduli dengan dampak negatif peredaran minuman beralkohol yang sudah banyak merusak tatanan sosial di Berau. “Dengan ini kami nyatakan menolak dengan tegas segala bentuk peredaran Miras. Kami menolak pemasukan Miras, penyimpanan, pengedaran, dan penjualan Miras,” teriak Budi orator dalam aksi tersebut. Aksi penolakan itu didasari pada pertimbangan dampak negatif dan positifnya bagi masyarakat luas. Sebab, keuntungan hanya didasarkan pada sebagian kecil orang atau kelompok yang mengambil untung pada hasil penjualan, namun tidak memberikan manfaat sedikitpun bagi masyarakat, bahkan mampu merusak dengan tingkat yang relative cukup besar. Selain orasi, LAMB juga membagi-bagikan selebaran yang berisi komitmen dalam aksi tersebut. “Masyarakat Berau juga harus mendukung penuh apa yan menjadi kewajiban kita semua, menjaga generasi penerus dari kerusakan akhlaq, semua wajib mendukung mulai pemkab, DPRD, lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan,” ucap Yeni salah seorang orator. as
|