Siapapun Pemenangnya Adalah Pilihan Rakyat2011-01-24 01:53:32
BALIKPAPAN, Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Balikpapan, pada 24 pebruari mendatang segera digelar. Empat kandidat calon yakni nomor urut 1. Dr. Bambang Edyono-Fahruddin, 2. Syukuri Wahid-Usman Chusaini, 3. Dr. Hakim- Dra Wahida dan nomor 4. Rizal Effendi SE-Heru Bambang SE telah sama-sama menjalani masa kampanye dan menarik simpati masyarakat dalam dua minggu terakhir ini. Dalam berbagai kesempatan semasa kampanye dan sosialisasi pada masyarakat, banyak calon yang menyampaikan visi-misi serta janji-janji. Bahkan pada acara debat bedah calon wali-wakil walikota, kiranya masyarakat Balikpapan, telah dapat menarik kesimpulan siapa dari keempat calon ini yang pantas untuk memimpin Balikpapan 5 tahun kedepan. Sehingga tak perlu lagi, masyarakat tergoda dengan iming-iming materi mendekati hari H pemilihan. Hal itu secara tegas dikatakan Ketua Perintis Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI) Wilayah IV Kalimantan H. Andy Agoes Y SH. PPKRI ungkapnya, sejak awal akan mengawal kemurnian dan kondusifitas jalannya pemilukada di Balikpapan. Setiap calon silahkan saja menarik simpati masyarakat dengan etis, jangan gunakan intimidasi dan saling mengklaim basis massa. Kondusivitas dan persatauan dalam masyarakat jangan sampai terganggu dengan pesta demokrasi ini. Masyarakat lebih pintar memilih dengan menggunakan hati nurani, menentukan siapa yang layak menjadi pemimpin kota Beriman ini. “Tetap jaga persatuan dan kehidupan bermasyarakat, silakan menentukan pemimpin dengan hati nurani jangan sampai adanya intimidasi dan kecurangan dari pihak manapun,”ujar Andi Agoes. Bahkan lanjutnya, PPKRI meminta pada siapapun calon yang menang nantinya untuk tetap merangkul pihak-pihak lain dan jangan besar hati. Ada amanah masyarakat yang diemban untuk merealisasikan janji-janji pada masyarakat Balikpapan. Sedang yang kalah tetap merasa terhormat, tetap harus memberi sumbangsih pikiran bagi kota ini. “Siapapun yang menang itu adalah pilihan masyarakat, harus tetap kita dukung dan yang belum berhasil harus legowo mendukung pemimpin Balikpapan kedepan, itu baru seorang pemimpn sejati,”papar ketua Borneo Corruption Watch (BCW) ini Bagi Andi yang merupakan tokoh di daerah Balikpapan Timur ini, masyarakat memiliki hak untuk menentukan pemimpinnya. Bagi mereka menginginkan perubahan gaya kepimpinan dan arah pembangunan yang berbeda ada figur lain, namuan jika menginginkan keadaan yang sama, ada figur lama. Masyarakatlah yang menentukan, PPKRI hanya memberi gambaran rasional pada masyarakat. Pada walikota-wakil walikota Balikpapan terpilih, Andi mengharapkan juga adanya kinerja yang jelas dan terukur bagi kesejahterahan masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu dan daerah pinggiran. Pendidikan, kesehatan dan perumahan hendaknya menjadi sasaran utama yang harus dapat dinikmati setiap warga masyarakat. “Apa yang telah dilakukan walikota terdahulu hendaknya ditingkatkan, sedangkan program-program yang masih menjadi pekerjaan rumah harus diselesaikan segera. Terutama masalah-masalah yang menyangkut hajat hidup masyarakat banyak, seperti air, listrik, pendidikan dan kesehatan. Masih banyak masyarakt yang mengeluhkan masalah tersebut,”tegas Andi. Yang paling penting papar Andi , komitemen pada pemerintahn yang bersih dan baik (Good dan clean Governance) bukan sekedar slogan semata. Semua calon yang ada, memiliki program itu, namun dalam implementasinya jangan jauh panggang dari api. “Pemimpin Balikpapan kedepan harus bersih dari isu-isu korupsi yang menjadi musuh bangsa ini. Tindak siapapun aparatur di pemerintahan yang melakukan perbuatan korupsi,”tandasnya.nang =====
|