Jepang Kembali Buka Program Pemagangan2011-01-24 02:00:19
SAMARINDA, Kesempatan kerja bagi para calon tenaga kerja asal Kaltim melalui program pemagangan ke Jepang kembali dibuka setelah dihentikan empat tahun lalu. Kepastian kabar tersebut diterima menyusul kedatangan General Manager The Association for International Manpower of Medium and Small Enterprises (IMM) Japan, Mineo Goto ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim, Senin (21/2). ”Ini kabar gembira untuk masyarakat Kaltim agar secara dini mempersiapkan diri agar dapat mengikuti program pemagangan ke Jepang tersebut,” kata Kepala Disnakertrans Kaltim, H Ichwansyah, Senin (21/2). Jepang menghentikan program pemagangan pada 2006 lalu menyusul wanprestasi yang dilakukan peserta program pemagangan. Mereka adalah peserta dari luar Kaltim, namun berangkat dengan bendera Kaltim. Karena itu, untuk pemilihan peserta pemagangan kali ini, Disnakertrans Kaltim dan IMM Japan akan lebih selektif dan akan memilih peserta yang memiliki komitmen, loyalitas dan integritas yang kuat. Didampingi Sekretaris Disnakertrans Kaltim, Putut Pranomo, Ichwansyah memaparkan dari sisi peserta, pihak IMM Japan yang merupakan mitra Direktorat Jenderal Bina Lattas Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tidak akan memberikan batasan jumlah. Tetapi IMM Japan menerapkan persyaratan yang sangat ketat untuk menyaring para calon peserta magang. Untuk persyaratan teknis, syarat yang ditetapkan adalah minimal lulusan SLTA atau sederajat, usia mnimal 20 tahun dan maksimal 26 tahun, lulus kesamaptaan tubuh, lulus tes matematika, lulus tes ketahanan pisik, lulus tes bahasa Jepang, lulusan wawancara dan lulus medical check up. Tes kesamaptaan yang dipersyaratkan berisi syarat tinggi badan minimal 160 cm, berat badan minimal 50 kg, tidak memiliki cacat tubuh dan fungsi organ tubuh normal. Peserta juga harus melewati tes kesehatan diantaranya pemeriksaan darah, urine, mata, feses, paru-paru, narkoba dan HIV/AIDS. Jenis latihan kerja yang dibuka di Jepang antaralain kerja pelat untuk kontruksi bangunan, mencetak/membentuk plastik, mendirikan perancah bangunan, meubelair, operator mesin press logam, operator mesin tekstil, pandai besi, pemasangan instalasi kedap air, pembuatan perngkapan kontruksi, pemeliharaan mesin, pengalengan makan kaleng, pengeboran, pengelasan, pewarnaan, produksi pengecoran, perakitan mesin listrik dan perakitan perlengkapan elektronika. Menariknya ungkap Ichwansyah, para peserta pemagangan akan menerima upah yang cukup besar saat mengikuti program pemagangan tersebut. Bulan pertama pemagangan atau disebut training atau masa kensushei (masa berlatih sambil bekerja), peserta akan menerima upah 80 ribu yen atau setara Rp8 juta (dengan kurs yen 100). Bulan kedua hingga bulan ke 24, peserta akan menerima 90.000 yen dan bulan ke 25 hingga 36 peserta akan menerima upah sebesar 100.000 yen. ”Sejak bulan kedua hingga bulan ke 36, peserta juga bisa menambahnya dengan honor tambahan dari kerja lembur. Jumlahnya pasti lebih besar,” tegas Ichwansyah. Ia menjelaskan, kesempatan pemagangan ini juga tidak lepas dari kerjasama antara Pemprov melalui Disnakertrans Kaltim bersama Komisi IV DPRD Kaltim yang melakukan kunjungan ke Jepang pada 2008 lalu. Diantaranya, mereka meminta agar pihak Jepang, kembali membuka kesempatan bagi calon tenaga kerja Indonesia asal Kaltim untuk belajar dan bekerja ke Jepang melalui program pemagangan ini. Sementara itu, General Manager The Association for International Manpower of Medium and Small Enterprises (IMM) Japan, Mineo Goto mengingatkan para calon peserta pemagangan untuk memberikan komitmen dan integritas yang kuat sehingga perilaku mereka yang baik akan memberi manfaat yang besar bagi mereka sendiri dan orang lain. Mineo Goto menegaskan, pihaknya tidak akan ragu menghentikan program ini jika kelak ditemukan kembali peserta yang melakukan wanprestasi atau beralih bekerja di tempat lain yang bukan bagian dari kerjasama pemagangan ini. Pada kesempatan berkunjung ke Kaltim kemarin, Mineo Goto datang bersama Direktur Pemagangan Ditjen Bina Lattas Kemenakertrans RI, Bagus Marijanto. Pendaftaran akan dilakukan sekitar akhir tahun ini atau awal Februari 2012 dan pengiriman peserta pemagangan dilakukan pada pertengahan 2012. Saat ini, banyak alumni peserta pemagangan telah menjadi pengusaha sukses, bahkan telah membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lainnya.mar
|