Kemitraan dengan Organisasi Mahasiswa adalah Kebutuhan2011-01-24 02:02:24
TENGGARONG, Asisten I Setkab Kukar, HM Syamsie Juhri mengatakan, kontribusi nyata dari kegiatan organisasi ekstra kampus memiliki arti strategis bagi pemerintah khususnya pemerintah dan masyarakat Kukar. Karena menjadi kebutuhan dan kewajiban bagi daerah untuk terus menjalin hubungan kemitraan yang harmonis dan sinergis dengan berbagai pemangku kepentingan tidak terkecuali elemen mahasiswa demi masa depan Kukar yang lebih baik. Menurut Syamsie Juhri, hal itu penting diupayakan mengingat masih terdapat beberapa persoalan pembangunan yang belum sepenuhnya mendapatkan solusi. Di Kabupaten Kukar sendiri, lanjut Syamsie, beberapa tantangan pembangunan yang dihadapi antara lain perekonomian masih disanggah oleh sektor sumber daya alam, padahal kabupaten ini memiliki potensi yang cukup melimpah disektor pertanian dalam arti luas dan pariwisata yang belum optimal diberdayakan. Paparan tersebut disampaikan Syamsie Juhri saat membacakan sambutan tertulis Bupati Rita Widyasari pada pembukaan intermediate trainning (Latihan Kader II ) Tingkat Nasional yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tenggarong di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Sabtu (19/2) lalu. Disisi lain, lanjut Syamsie, pertumbuhan ekonomi yang cukup baik masih belum mampu menampung tambahan angkatan kerja baru, sedangkan koperasi yang dicita – citakan sebagai primum mobile (penggerak utama) usaha ekonomi dan penampung tenaga kerja di Kukar saat ini justru semakin banyak menemui hambatan karena berbagai persoalan yang belum sepenuhnya mendapatkan solusi dengan baik. Oleh sebab itu, diperlukan kebijakan strategis yang sesuai dengan karakteristik, kearifan lokal dan dinamika masyarakat di Kukar dalam grand strategy “ Gerbang Raja “ yang telah disusun dalam RPJMD Kukar 2011 – 2015 dengan misi meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang menitik beratkan pada motivasi dan pelaksanaan good governance, meningkatkan kualitas dan daya saing menuju SDM yang unggul, berimanan dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menumbuhkan sentra perekonomian dan pengemangan usaha rakyat dengan tetap menjaga iklim investasi dalam kerangka pencapaikanlapangan kerja. Juga meningkatkan sumber – sumber pendapatan dan pengembangan potensi serta daya saing agribisnis, industri dan pariwisata, meningkatkan pemerataan infrastruktur pembangunan untuk menjangkau layanan fasilitas umum baik secara kualitas maupun kuantitas, menetapkan penyelenggaraan pembangunan berwawasan lingkungan dan pelestarian sumber daya alam, serta meningkatkan peran dan partisipatif perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Untuk itulah, melalui latihan kader II tersebut pemkab berharap agar segenap potensi dapat dicurahkan untuk membangun kerangka fikir dan orientasi yang sama dalam membangun masyarakat sejahtera yang berkeadilan. Menurut Syamsie, partisipatif secara aktif dari semua peserta kader sangatlah diharapkan karena akan melengkapi kecerdasan intelektual dan emosional yang telah diperoleh baik melalui kuliah maupun melalui dinamika organisasi. "Sebab latihan ini juga merupakan wadah untuk saling bertukar informasi tentang praktek – praktek baik didaerah masing – masing, sehingga dapat ditujukan untuk memahami realitas masyarakat secara cerdas, kreatif dan visioner," kata Syamsie. yd
|