Pembangunan Kios Pasar Tangga Arung Belum Kunjung Selesai2011-01-24 02:05:17
TENGGARONG , Pembangunan 94 kios Pasar Tangga Arung yang terbakar pada Hari Raya Idul Fitri lalu, sudah berjalan dua bulan belum kunjung rampung. Padahal, penyelesaian pembangunan petak itu sendiri sangat dinanti para pedagang, mengingat sudah enam bulan sejak terbakarnya petak mereka belum bisa berjualan. Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APLKI) Kukar Iwan Patra menyebut, pengerjaan pembangunan petak pasar Tangga Arung sudah berjalan dua bulan ini, namun presentasi penyelesaian belum sampai 50 persen. “Pedagang sangat berharap agar pembangunan itu cepat selesai dan bisa mereka untuk berjualan. Kalau kondisi pembangunan tak kunjung selesai jelas para pedagang sangat kecewa,” kata Iwan Patra yang menghubungi Poskota Kaltim tadi malam. Menurut Iwan Patra, berdasarkan kesepakatan antara pedagang dan pihak ketiga yang membangun petak tersebut, telah disepakati adanya proses pembangunan yang akan terselesaikan kurang lebih 3 bulan lamanya, namun sangat disayangkan peningkatan pengerjaanya belum signifikan.”Saat mau membangun waktunya, pihak ketiga mengaku menyiapkan dana sekitar Rp2 miliar, kemudian dalam proses pengembaliannya oleh pedagang nantinya diganti dengan system ansuran. Namun kondisi pembangunan sekarang ini belum ada kelihatan mau selesai,” papar Iwan. Iwan berharap, jika memang pihak ketiga yang membangun petak tersebut merasa tak sanggup, pengelola pasar hendaknya segera mengambil sikap dengan menyerahkan kepada rekanan lain yang memang siap untu segera menyelesaikan pembangunan tersebut. Sementara itu Kepala Kantor Pengelola Pasar Drs H Agus Ibrahim Ahmad mengaku kalau pelaksanaan pembangunan tersebat terhadap bahan baku. “Terhambatnya pembangunan beberapa waktu lalu dikarenakan ada keterlembatan datangnya bahan bangunan, karena memang ada beberapa bahan bangunan yang diperlukan seperti atap metal yang memang didatangkan dari pulau Jawa,” kata Kepala Kantor Pengelolaan Pasar (KPP) Kukar Drs H Agus Ibrahim Akhmad. Namun biar bagaimanapun juga, pembangunan tetap berjalan sesuai perencanaan semula, setelah pihak pengembang mendapatkan bahan bangunan yang diperlukan. Agus pun meminta kepada pihak pengembang untuk segera menyelesaikan pembangunan ke 94 kios tersebut. “Saya meminta kepada pihak pengembang untuk mengebut penyelesaian pembangunan kios tersebut, selain karena deadline nya sudah dekat, kios tersebut juga akan diproyeksikan untuk mensupport kegiatan Penas KTNA pada bulan Juli akan datang,” jelas Agus.awi
|