Kasus Proyek Panjat Tebing Ditangani KejaksaanKejaksaan Dalami Kasus Perumdig di Segah
2011-02-23 00:44:56
TANJUNG REDEB, Kejaksaan Negeri Tanjung Redeb kini terus melakukan pendalaman terhadap kasus dugaan korupsi pembangunan perumahan dinas guru (Perumdig) di Kampung Long Ukeng Kecamatan Segah. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan seputar adanya indikasi tindak pidana korupsi tersebut, kini Kejaksaan sedang mencari alat bukti tambahan. Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Redeb, Philipus Boediharjo SH didampingi Kasi Intelejen Herya Sakti SH, Selasa (22/2) kepada sejumlah wartawan menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut berkat informasi dari masyarakat, bahwa pembangunan Perumdig itu ada indikasi tindak pidana korupsi. Dimana pekerjaan itu belum selesai 100 persen, tetapi pembayarannya sudah mencapai 100 persen. Adanya informasi itu pihak Kejaksaan keesokan harinya Tanggal 10 Desember 2010 langsung turun ke lapangan, untuk melakukan pengecekan lebih lanjut. Dan ternyata, dari hasil kajian tim teknis di lapangan, volume pekerjaan hanya mencapai sekitar 60 persen. Kata Sakti, sapaan akrap Herya Sakti, proyek itu murni dari APBD II Kabupaten Berau senilai Rp 315 jutaan melalui Dinas Pendidikan Berau. Satu Perumdig dua pintu, dikerjakan oleh CV berinisial W inisial Dirutnya JN. Menurut hasil pemeriksan terhadap dari pihak – pihak yang berkompeten dengan kasus tersebut, diantaranya PPK, konsultan pengawas, konsultan perencana, tim PHO pekerja selesai 100 persen berdasarkan berita acara kemajuan fisik pekerjaan Tanggal 11 Desember 20009 lalu. “Nah, ini sama halnya ada indikasi manipulasi data. Sehingga dana itu cair 100 persen. Dan dalam pencairan dana itu ada indikasi pemalsuan tanda tangan Direktur CV W, yang dilakukan oleh salah seorang karyawannya,” jelas Sakti. Artinya, lanjut Sakti, dalam hal ini pihak kontraktor mestinya dibayar sesuai volume pekerjaan 60 persen saja, bukan 100 persen, agar tidak menimbulkan masalah. Akibatnya, untuk perhitungan sementara negara dirugikan sekitar Rp 120 juta. Untuk mendapatakan data yang lebih valid, saat ini pihak Kejakasaan terus melakukan penyelidikan dan mencari alat bukti lainya, untuk melengkapi tindak lanjut kasus ini. roz.
|