Kepsek SMPN 8 Balikpapan Optimis Lulus 100 Persen2011-02-23 06:43:20
BALIKPAPAN, Kepala Sekolah SMPN 8 Balikpapan, H. Ishak, SPd, MM mengatakan kalau sekolah yang dipimpinnya sudah siap untuk mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2011 yang akan dilaksanakan April 2011 mendatang. ‘’Setiap sekolah pasti berkeinginan agar siswanya yang ikut UN harus lulus 100 persen,ini keinginan namun kita tentunya hanya bisa berharap sebab lulus tidaknya siswa memang yang menentukan adalah siswa itu sendiri, kalau dia belajar dengan baik dan sungguh-sungguh pasti akan lulus,’’ katanya. Ditemui diruang kerjanya, Ishak yang sibuk mempersiapkan pelaksanaan Pra UN yang diselenggarkan secara terpadu semua SMP baik negeri maupun swasta di Balikpapan mengaku sangat optimis kalau dari 357 siswa peserta UN akan lulus 100 persen. Hanya saja sebelum UN dilaksanakan sudah ada satu siswa yang pasti tidak bisa ikut UN karena pindah domisi ke Sulawesi Selatan padahal sudah terdaftar sebagai peserta UN. ‘’Kendati mimpi harus lulus 100 persen namun dipastikan ada satu siswa yang tidak ikut UN karena pindah tempat tinggal keluar Balikpapan sehingga dipastikan nomor ujian anak tersebut akan dinyatakan tidak ikut ujian alias tidak lulus,’’ terang Ishak. Menurut Ishak, pihaknya bersama para guru sudah menyusun berbagai strategi untuk menghadapi UN. "Kami melakukan bimbingan belajar (Bimbel) gratis khusus bagi siswa kelas IX peserta Ujian, bimbel ini dilaksanakan setiap hari selesai jam pelajaran mulai senin – Jumat dan inipun sudah diinformasikan kepada orang tua siswa melalui anak-anak," paparnya. Selain itu, katanya juga dilakukan latihan-latihan pengerjaan soal-soal Ujian Nasional (UN), mengikutkan siswa untuk try out yang akan dilaksanakan lagi oleh Dinas Pendidikan Kota Balikpapan. Selain itu mempersiapkan siswa untuk menanyakan soal-soal latihan jika menurut mereka soal itu sukar dan guru harus siap memberikan jawaban tentunya dengan cara yang lebih baik lagi. Bahkan siswa juga dilatih untuk rajin beribadah apakah dia itu dari Islam atau dari non Islam, karena dengan berkomunikasi dengan Tuhan maka percaya diri siswa menghadapi berbagai masalah termasuk UN bisa diatasi dengan baik. Selanjutnya berharap agar orang tua siswa juga ikut memberikan perhatian kepada anak-anak mereka. "Kami berharap bagi orang tua siswa tidak tidak membebani pekerjaan berat-berat bagi anak mereka yang sedang mempersiapkan dirinya untuk ikut UN. Kalau siswa capek dipastikan minat belajar akan menurun, padahal harapan kami makin dekat pelaksanaan UN siswa harus semakin giat belajar,’’ terang Ishak. Ditanya hasil ulangan harian siswa mata pelajaran mana yang masih dikhawatirkan siswa bisa mengerjakan dengan baik, Ishak mengatakan memang ada tiga mata pelajaran yang belum benar-benar dikuasai siswa seperti Bahasa Inggris, IPA dan Matematika, namun dari tiga mata pelajaran itu ada dua mata pelajaran yang masih harus benar-benar dikuasai siswa yakni Matematika dan Bahasa Inggris. ‘’Ya, harus kami akui banyak siswa disekolah ini masih belum mencintai mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris dan IPA, padahal tiga mata pelajaran ini menjadi penentu kelulusan saat UN kendati masih ada nilai semester dari mata pelajaran lainnya diluar UN,’’ katanya menambahkan. Harapan Ishak, kendati siswa bisa lulus namun diharapkan kelulusan itu didukung dengan nilai yang tinggi, jadi tidak sekedar lulus namun kualitas nilai harus tinggi sehingga nama sekolah juga menjadi lebih baik dimata masyarakat. max
|