Potensi Perkebunan Sawit di Hulu Menjanjikan2011-02-19 12:35:38
TENGGARONG, Memang potensi kekayaan SDA (Sumber Daya Alam) dari masing-masing wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara berbeda. Namun jika menilik pengembangan potensi yang bisa diperbaharui, sepertinya wilayah Hulu Kabupaten Kutai Kartanegara mulai dari Kembang Janggut, Kenohan, Kota Bangun, Muara Muntai, Muara Wis dan Tabang sangat menjanjikan jika dikembangkan perkebunan sawit. Baik itu oleh investor yang bersifat inti plasma. Hal itu disampaikan oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat kepada Poskota Kaltim. Diantaranya yang juga merupakan tokoh muda yang energik, HM Arsyad dimana menegaskan enam kecamatan wilayah Hulu Mahakam, memiliki kawasan perkebunan yang mennajikan. Dan kawasan perkebunan itu, sepertinya cocok dikembangkan bagi perkebunan kelapa sawit. "Memang sangat mendukung jika dikembangkan sektor perkebunan kelapa sawit inti plasma. Yang melibatkann investor berikut dalam programnya memberdayakan masyarakat. Atau yabng lebih dikenal dengan inti plasma. Ingat di wilayah Hulu Mahakam, tepatnya di Kembang Janggut telah berdiri perusahaan CPO (Cruide Palm Oil) yang besar yakni PT Rea Kaltim. Jadi singkron sekali jika petrkebunan kelapa sawit dioptimalkan diwilayah Hulu," paparnya, Kamis (23/2) kemarin. Hal itu sebagaimana pernah disampaikan oleh tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Kukar, baik itu dari Fraksi Golkar Abdul Sani dan dari Fraksi PDI-Perjuangan, Guntur. Dimana pengembangan potensi perkebunan kelapa sawit memang menjanjikan di wilayah Hulu. Namun demikian, sebagaimana dikemukakan anggota Fraksi PDI-P yakni Guntur. Untuk pengembangan semua sektor yang menjanjikan di Hulu, baik itu perkebunan, pertanian, perikanan air tawar dan lain sebagainya tetap harus ditunjang dengan pembangunan akses jalan darat yang bisa menghubungan enam kecamatan tersebut. "Yang jelas dengan dibangun akses jalan darat yang bisa mengubungkan enam kecamatan tersebut, akan memudahkan masyarakat menjual hasil produksi potensi yang dilkelolanya. Baik itu hasil perkebunan, pertanian dan perikanan air tawar," papar Guntur beberapa waktu lalu.dp
|