Berau Perlu Dukungan Pusat2011-02-19 12:46:30
TANJUNG REDEB, Sangat disayangkan, potensi wisata Berau banyak yang belum dapat tergarap maksimal. Bukan tidak Menarik, hanya belum tergarap sehingga kurang menarik bagi wisatawan. Untuk memenuhi hajat itu, Pemkab Berau membutuhkan dukungan Provinsi dan Pusat. “Bicara soal wisata alam, tidak perlu disebutkan lagi, di darat di air kita sudah dikenal, nah yang belum adalah wisata yang kita munculkan dari pesta adat, padahal itu dibanyak daerah menjadi potensi wisata yang potensial dan menarik bagi wisatawan,” ungkap Sekretaris Komisi II, Hj Popiyanti. Di Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, dikenal dengan adat Mak Jamusebuah sebuah pesta adat yang digelar warga untuk mengusir roh-roh jahat yang ada di darat. Roh-roh jahat yang ada di darat diberangkatkan dengan perahu kecil. Pesta adat Mak Jamu sebenarnya cukup menarik, dan bisa menjadi salah satu andalan wisata budaya Berau. Karena sebelum perahu diturunkan ke laut, ada prosesi yang terlebih dulu dilakukan warga, yaitu menyiram perahu dengan air yang telah dibacakan mantra dan diisi dengan tarian. “Nah ini bisa kita kembangkan menjadi objek wisata yang menarik, jika saja digarap dengan maksimal dan memerlukan dukungan pemerintah Provinsi dan Pusat,” ungkap Popiyanti. Pengembangan potensi itu ke arah yang lebih menjual, kata Popi perlu satu upaya keras yang diakui tidak mudah, hanya saja bukan hal mustahil jiika dukungan dimaksud tercurah, Berau bisa dikenal sebagai kabupaten Wisata di Kaltim bahkan Nasional. Sebab Berau sendiri sudah mulai “laris” di mancanegara. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan diharapkan memberikan jalan atau istilah yang disampaikan Popiyanti, membuka jalan perintis bagi dukungan pusat atau Provinsi di Berau. “Kita tampilkan dulu dengan rutin apa yang kira-kira bisa menjual, sehingga provinsi bisa menilai seberapa layak kita didukung, namun jangan lupa kita juga harus lakukan lobi-lobi,” tandas legislator Gerindra ini. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Berau, Hj Rusdiani menegaskan komitmenya untuk memberdayakan semua potensi wisata Berau. “Upaya-upaya seperti menghidupkan tradisi budaya seperti lagu dan tari-tarian adat dalam setiap acara besar kita galakkan agar ini bisa menjadi perangsang bagi Pemprov maupun pusat untuk mendukung kami,” ungkapnya. Selain itu juga tengah dipersiapkan berbagai program yang mengarah ke sana. “Itu komitmen kami, hanya belum bisa maksimal, karena waktu juga anggaran terbatas,” jelasnya. as
|