Gara-Gara Miras Satu Nyawa Melayang

2011-02-24  23:37:01

BALIKPAPAN, Nyawa kembali melayang di jalanan raya dan kini korbannya Harto (25) yang kesehariannya pengumpul besi tua dia tewas akibat tabrakan di Jl Marsma Iswahyudi dekat Asrama AURI,  Selasa (22/2) dinihari sekitar pukul 01.45 Wita. Korban meninggal dunia pukul 05.30 Wita di ICU RSKD Balikpapan, 4 jam setelah mengalami masa kritis.
Sementara Ramses mengalami patah kaki kiri, sedangkan Ade mengelami cedera kepala dan patah tulang bahu kiri, keduanya dirawat di RSUD-KD, saat kejadian, Harto mengendarai motor Honda Supra Fit membonceng temannya Azis (25). Harto, melaju sangat kencang dari arah Manggar menuju Sepinggan,  tiba-tiba muncul Ramses Antonius Aritonang (20) yang juga sedang mengendarai Honda Kharisma, membonceng rekannya Ade (13),  pelajar kelas IX SMPN 8 Balikpapan dari arah berlawanan. Tabrakan tak bisa dihindarkan antara kendaraan yang dikendarai Harto dengan motor yang dikendarai Ramses. Akibatnya keempat korban terlempar disejumlah titik, diduga keduanya mengendarai motor dalam emosi sehingga kendaraan bergerak sangat cepat dan seperti biasanya jalan ini kalau malam hari sering terjadi adu ketangkasan para pengendara sepeda motor.
Azis. Teman Harto saat akan ditolong dia langsung pergi meninggalkan TKP karena tidak  mengalami luka parah, kata seorang pemuda yang membawa Harto ke trauma center RSUD-KD, saat ditolong beberapa warga, Azis mengatakan baru pulang dari minum minuman keras (Miras) dilokalisasi Manggarsari, yang sudah ditutup pemkot Balikpapan.
Mengutip kata-kata Aziz, kalau mereka baru saja dari lokalisasi Manggarsari, disana minum-minuman keras, buktinya dalam perjalanan menuju RSUD-KD, dia (Harto, red) sempat muntah 3 kali bercampur darah sambil memanggil-manggil mamanya dan saat itu petugas kesulitan untuk mengetahui siapa dia sebenarnya karena tidak memiliki identitas diri baik SIM atau KTP.
Teman-temannya yang datang hanya mengatakan, Harto tinggal di Sepinggan, dari visum jenazah yang dilakukan dokter forensik dr Irrene, Harto menderita luka dalam dan cedera berat di kepala akibat benturan keras, setelah divisum, jenazah Harto diterbangkan ke Surabaya, selanjutnya menuju tanah kelahirannya, Bojonegoro, Jatim.
"Keluarganya di Jawa minta jenazah dimakamkan di Bojonegoro," kata seorang petugas kamar mayat RSKD Balikpapan, Haryono, Rabu (23/2) pagi kemarin langsung diterbangkan ke Surabaya, kasus ini masih ditangani Satlantas Polres Balikpapan, siapa yang bersalah itu masih dilakukan olah TKP. max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
R A B U
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...