Gepeng akan Ditertibkan Secara Terpadu2011-02-24 23:50:17
SAMARINDA, Sejumlah upaya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menangani masalah gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Tepian mesti dilakukan secara terpadu dan sinergi antar lintas instansi. Karena ini merupakan masalah kompleks dan hanya dapat diatasi jika melibatkan bidang-bidang teknis terkait. "Harus tim terpadu, karena ini masalah kemasyarakatan. Berkaitan dengan kemiskinan, mental gepeng dan pendidikan. Jadi semua instansi memang harus bersinergi dalam sebuah tim terpadu," ujar Kepala Satpol PP Kota Samarinda, H Ruskan, Kamis (24/2). Semua kelemahan tersebut, kata dia, kemudian dimanfaatkan segelintir orang untuk dijadikan sebagai pengemis, anak jalanan dan gelandangan. Tujuannya, hanya untuk menjadi komoditi menghasilkan rupiah. "Makanya Pemkot kini tengah memburu koordinator dari gepeng tersebut," katanya. Disinggung data jumlah gepeng di Samarinda sebagai langkah awal Satpol PP dalam memburu koordinator gepeng, Ruskan mengaku belum melakukannya. Karena banyaknya pula kegiatan lainnya yang menjadi tanggungjawab Satpol PP dalam mengamankan Peraturan Daerah (Perda). "Begitu banyak yang harus ditegakkan aturan perda di Pemkot. Saat ini tengah berjalan. Jadi pelan-pelan kita lakukan. Tapi bersama itu sambil terus berkoordinasi dengan instansi lainnya," tuturnya. Dalam penanganan, kata dia, pihaknya berperan sebagai penegak aturan mengamankan gepeng. Setelah mengamankan, lalu diserahkan ke Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkessos) Samarinda untuk dibina. "Pengamanan gepeng di lapangan adalah kita. Tapi ketika kami amankan, ternyata orangnya sama saja. Itu tergantung dari hasil pembinaan Dinkessos," ungkapnya. aon
|