Hadirkan Ajaran Nabi Muhammad Dalam Hati2011-02-26 06:39:14
PENAJAM, Hampir seluruh mesjid dan langar merayakan bulan Rabiul Awal yang merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia, karena bulan tersebut adalah lahir seorang Nabi dan Rasul terakhir, yakni Nabi Muhammad SAW yang membawa risalah Islam. Kemeriahan ini juga dilakukan Langgar Al-Muqarrabin kelurahan Nipah-nipah, yang menghadirkan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten PPU Ustadz Rifai Remba dalam memberikan ceramah Islam, belum lama ini. Dalam ceramahnya, Untadz lulusan Mesir ini, mengajak umat islam agar menghadirkan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam hati orang Islam, agar tercermin keperibadian yang mulia serta akhlak terpuji, sesui perilaku Nabi Muhammad SAW. Dikatakannya peringatan maulid Nabi yang telah membudaya di kalangan umat Islam ini, diharapkan dapat menjadi i pemacu dalam meningkatkan keimanan dan keislaman. "Dalam rangka meningkatkan komitmen dalam memegang teguh ajaran yang di bawa beliau Rasulullah sebagai figur teladan utama bagi kaum muslimin, umat islam perlu meneladaninya, sebagai suri contoh bagi seluruh umat,” kata Rifai. Untuk itu, momentum peringatan Maulid ini bukan hanya kegembiraan semata, namun hendaknya digunakan oleh umat Islam untuk melakukan muhasabah dan mawas diri, termasuk meningkatkan silaturrahim, meningkatkan ibadah, serta seluruh kegiatan yang dapat mencerminkan kepribadian Nabi. Bukan hanya itu, lanjutnya, dengan peringatan yang dilakukan setiap tahun ini, juga diharapkan agar semua perbuatan yang tercela dapat ditinggalkan, seperti mabuk-mabukan, main judi, mencela orang lain, dan masih banyak lagi perbuatan yang dilarang oleh agama, ” dengan peringatan maulid tahun ini, marilah kita seluruh umat islam, agar meningkatkan ibadah dan meningggalkan perbuatan yang tidak sesui diajarkan oleh Rasulullah.” Imbuhnya. Bagi kita kaum muslimin, Nabi Muhammad bukanlah semata-mata tokoh sejarah yang sekadar diagungkan, tetapi rasulullah di bekali olah Allah dengan akhlakul qarimah yakni akhlak, perbuatan, perkataan dan ketetapan yang merupakan sunnah yang menjadi sumber hukum, yang wajib diikuti oleh setiap muslim. Sementara dalam sambutan laporan Panitia H.Ahmad Usman yang disampaikan Sumardi mengatakan, kegiatan Maulid 1432 Hijriyah ini dihadiri ratusan umat islam serta puluhan tokoh agama Islam yang merupakan salah satu wadah, ajang silaturrahim antar umat islam, yang perlu untuk dilestarikan. Acara diakhiri pembagian telur yang di tempelkan pada batang pisang dengan teratur kepada seluruh jamaah.hms7
|