Target Swasembada Beras Bukan Mustahil 2011-02-26 07:00:08
TANJUNG REDEB, Potensi yang dimiliki Kabupaten Berau, dengan luas lahan pertanian padi sawah dan ladang, bukan hal mustahil untuk swasembada beras dalam beberapa tahun ke depan. Penegasan itu disampaikan kepala badan ketahanan pangan dan pelaksana penyuluhan (BKP3), Berau, Ilyas Natsir. Menurut catatan Dinas Pertanian, rata-rata peningkatan produksi padi di Berau sebesar 5,34 persen per tahun. Berdasarkan presentasi penyediaan beras untuk jumlah penduduk sebanyak 164.501 jiwa, mampu tercukupi sebesar 96,83 persen. Saat ini luas lahan panen padi di Berau mencapai lebih dari 11.241 hektare dengan produksi 17.999 ton per tahun. Luas lahan panen itu belum termasuk program cetak sawah dan lading yang terus digalakkan. “Melalui kelompok tani yang menjadi media pelaksana kita dilapangan, serta dampingan program pemerintah baik pusat, provinsi dan kabupaten, terlihat peningkatan yang cukup signifikan,jadi target swasembada beras itu bukan omomg kosong” ungkap Ilyas. Catatan akhir hasil panen tertinggi untuk padi sawah dicatat kelompok tani yang dibina berada di Desa Labanan. Dalam satu hektar mampu menghasilkan 6,9 ton gabah, hasil tersebut merupakan sebuah peningkatan dari hasil pengembangan program pertanian yang dikembangkan. Dikawasan Labanan saja, disebutkan terdapat beberapa kelompok tani dengan potensi lahan seluas 600 ha, sementara yang baru dapat dikelola sekira 400 hektar lebih, dan terus meningkat. Hasil 6,9 ton perhektar itu mampu dicapai dengan penerapan tekhnologi pertanian, sementara belum semua petani sawah yang diberikan program serupa. Salah satu contoh perbandingan antara petani dengan tekhnologi pertanian dan non tekhnologi seperti kelompok tani Labanan dan non tekhnologi di Sambaliung yang baru saja memulai panen raya. “Kalau di Labanan bisa sampai 6,9 ton perhektar, yang di Sambaliung dengan sistem organik murni hanya mampu mencapai 3,29 ton dalam 1 hektarnya, itu catatan terakhir kami,” paparnya. Ditambahkan dengan pengelolaan maksimal seluruh potensi yang ada, bukan tidak mungkin beberapa tahun kedepan Berau tidak saja mampu surplus akan tetapi mengirim keluar daerah. Selaras dengan Penyampaian Presiden RI SBY yang menginginkan semua daerah di Indonesia untuk dapat meningkatkan produksi padi. Bukan hanya swasembada Beras, melainkan surplus. “Kita harapkan ada penyelarasan program pusat dengan daerah untuk mencapai target ini,” katanya. Hampir semua kecamatan di Berau memiliki potensi sawah yang sangat baik untuk meningkatkan produksi beras. Mulai dari Hulu Kecamatan Segah, Kelay hingga Kecamatan di Pesisir. as
|