Masjid Agung Dipenuhi Umat Muslim Tenggarong

Uje Serukan Kewajiban Teladani Nabi Muhammad SAW

2011-02-26  07:16:58

TENGGARONG,Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong, Rabu (23/2) malam lalu dipenuhi umat muslim yang ingin mendengarkan tausiah dari Ustadz Jefry Al Buchori yang lebih dikenal dengan panggilan Uje.
Kehadiran ustadz kondang Uje yang juga dikenal sebagai ustadz gaul bagai magnet bagi umat Islam kota Tenggarong. Hampir semua sudut di masjid terbesar di kota Tenggarong ini dipenuhi umat Islam yang antusias mendengarkan uraian  ustadz tentang peristiwa Maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW 1432 Hijrah.
Kehadiran Mubalig Uje di Masjid Agung Tenggarong atas prakarsa dari Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Kaltim, HM Mukmin Faisjal. Acara dihadiri Bupati Kutai Kartanegara Hj Rita Widyasari dan Wakilnya HM Ghufron Yusuf, unsur Forum Koordinator Daerah (Forkod) dan tokoh masyarakat dan agama islam di Kukar. 
Menurut Mukmin Faisal yang juga Ketua DPRD Provinsi Kaltim ini, selain untuk mengenang peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga dalam rangka merealisasikan program kerja organisasi yang dipimpinnya itu.
Kegiatan safari dakwah dengan menghadirkan Uje ini selain dilakukan di Tenggarong juga di beberapa ibukota kabupaten dan kota se Kaltim. Dengan kegiatan tersebut, kata Mukmin, akan terjalin tali silaturahim sehingga persatuan dan kesatuan yang semakin baik.Disamping itu, lanjut dia, dengan merayakan Maulid diharapkan keimanan dan ketaqwaan umat semakin lebih baik. "Semoga daerah kita yang kaya sumberdaya alam ini terhindar dari musibah dan malapetaka," harapnya.
Bupati Rita Widyasari menghargai kepedulian PDK Kosgoro 1957 Kaltim yang menghadirkan Uje untuk memberikan tausiahnya di hadapan umat Islam Tenggarong. Dikatakan, umat islam saat ini mendapat cobaan yaitu dengan maraknya kehadiran aliran sesat di dalam agama Islam. Menurutnya,aliran sesat ini perlu diantisipasi oleh umat dengan cara mensterilkan keluarga dari pemahaman ajaran sesat. Disamping terus mendekatkan diri dengan meminta petunjuk  Allah SWT agar tetap berada di jalan Sirotal Mustakim.
Sementara Uje dalam tausiahnya mengatakan, meneladani kehidupan Rasulullah Nabi Muhammad SAW adalah wajib bagi pengikutnya. Karena, lanjut Uje, Muhammad SAW selain Nabi terakhir yang diutus Allah SWT, juga beliau memiliki akhlak yang mulia diantara segenap manusia sebelum dan sesudah Nabi Muhammad SAW.
Lebih lanjut disampaikan, Nabi Muhammad SAW adalah manusia pilihan yang ditugaskan untuk menjadikan manusia dan mahluk lainnya agar beriman dengan menyembah hanya kepada Allah SWT bukan kepada tuhan-tuhan lainnya. Dikatakan, dalam perannya sebagai Rasulullah, sikap dan tindak tanduknya selalu dilandasi rasa kasih-sayang dan tidak sombong. Bahkan beliau selalu menghargai mahluk apapun kendati yang dihadapi adalah orang kafir dan orang jahat sekalipun. Dengan pendekatan kasih sayang dan tidak sombong serta selalu mengedepakan sikap menghargai, kata Uje, maka itu akan meluluhkan hati siapapun.
Untuk itu, dalam acara yang mengambil tema "Meneladani Kehidupan Rasulullah SAW untuk Meraih Kehidupan Umat yang Berakhlak dan Bermartabat, itu Uje menyerukan untuk selalu meneladani Nabi Muhammad SAW untuk kebaikan dan keselamatan dunia dan akhirat. yd

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
R A B U
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...