2014 Semua Penyakit Diobati Gratis2011-02-27 22:56:10
TANJUNG REDEB, Meski masih tiga tahun lagi, setidaknya kabar ini cukup mengembirakan bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Berau. Sebab, pada tahun 2014 nanti, Pemerintah pusat (Pempus) bakal meluncurkan program Jaminan Kesehatan Nasional (Jemkesnal), yakni pelayanan kesehatan gratis untuk semua jenis penyakit. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Agustinus menjelaskan, Jamkesnal ini berlaku bagi semua masyarakat Indonesia, baik golongan masyarakat yang tidak mampu, maupun masyarakat yang tergolong mampu, semua mendapat pelayanan geratis. Untuk mendapatkan Jamkesnal tersebut, persyaratannya sangat simple, hanya bermodal Kartu Tanda Penduduk (KTP), dimana pun keberadaannya tetap mendapat palayanan geratis, sepenjang yang bersangkutan berada di wilayah Indonesia. “Modalnya hanya KTP yang berlaku saja, nggak pakai lain – lainnya. Jadi misalkan kita berada di Bandung tiba – tiba sakit, di Bandung itu juga kita bisa berobat gratis,” kata Agustinus. Kabar itu ia peroleh pada saat dirinya menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) di Jakarta Tanggal 21 -24 Febuari lalu, yang acaranya dibuka oleh Menteri Kesehatan RI Endang Rahayu Suryaningtias. Ditambahkannya, saat ini Undang – Undang Jamkesnal tersebut sedang dibahas angota DPR RI. Sebab Jamkesnal itu harus dikelola oleh salah satu badan, tidak boleh dikelola oleh pemerintah. Kata dia, Indonesia ingin menerapkan program – program yang dimiliki oleh negara maju, seperti Amerika, Australia, Jepang dan negara yang maju lainya. Semua masyarakatnya dijamin, mulai dari pendidikan sampai perguruan tinggi, jaminan hidup hingga jaminan kesehatan. “Hanya saja untuk saat ini Indonesia melakukan secara bertahap, tidak bisa dilakakun secara serentak, karena program – program tersebut harus disesuaikan dengan kondisi keuangan negara,” ucapnya. Untuk itu ia berharap ke depan Indonesia mampu melaksanakan program – program negara yang sudah labih dulu maju, sebab masih banyak masyarakat Indonesia yang ingin mengejar ilmu ke jenjang yang lebih tinggi, namun karena keterbatasan ekonomi, akhirnya impiannya pun tak tergapai. Begitu juga dengan masalah kesehatan, masih banyak masyarakat Indonesia yang berharap mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dan secara maksimal tanpa pungutan biaya. roz
|