Silat Budaya Leluhur Harus Dilestarikan2011-02-27 23:31:50
SAMARINDA,Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) kota Samarinda dengan agenda pemilihan ketua umum baru IPSI Samarinda periode 2011-2015, Minggu (27/02)digedung Balaikota akhirnya berlangsung sukses. "Terbentur Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke IV di kota Bontang tahun kemarin, hingga akhirnya Musyawarah tersebut baru bisa terlaksana sekarang," Kata Ketua Panitia Muscab Suwarno, disela-sela kegiatan. Menurutnya, muscab diikuti 14 Perguruan Silat di Samarinda dari 23 perguruan. "Semoga dengan jumlah yang ada, kita sudah bisa memilih ketua IPSI baru untuk empat tahun ke depan," ungkap dia. Sementara itu, Ketua IPSI Samarinda periode 2006-2010 H M Faisal mengutarakan, selama dibawah kepemimpinannya, jajaran pengurus organisasi pencak silat tertinggi di kota Tepian itu telah bekerja keras untuk mempertahankan dominasi atlet-atlet silat Samarinda sebagai jawara di Kaltim. "Melalui pembinaan di perguruan silat yang ada sekarang dan di dalam organisasi ini. Saya juga menekankan kepada pengurus agar tidak selalu mengejar prestasi, melainkan juga bisa mengembangkan olahraga pencak silat di kota Samarinda sebagai budaya leluhur peninggalan nenek moyang kita,"ucap Faisal. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Samarinda H Jony Bachtiar yang membuka agenda Muscab mewakili Walikota mengatakan, Musyawarah yang dilaksanakan IPSI Samarinda dengan agenda memilih ketua yang baru, merupakan sebagai langkah yang berguna untuk mengevaluasi kinerja IPSI untuk 4 tahun kedepan. "Organisasi silat saat ini bukan lagi sebagai masalah sekunder, melainkan menjadi urusan penting untuk memajukan olahraga daerah dalam mengikuti kompetisi dipentas nasional,"kata Jony. Sambil menambahkan untuk misi melakukan pembinaan silat di usia dini merupakan program yang harus dilanjutkan oleh pengurus IPSI mendatang.john
|