Panitia Pusat Tinjau Persiapan Penas KTNA XIII2011-02-28 00:59:45
SETELAH, beberapa kali melakukan koordinasi dalam rapat persiapan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan (KTNA) XIII, Kutai Kartanegara sebagai tuan rumah terus memantapkan persiapan menjelang hari pelaksanaan Penas yang akan berlangsung 18-23 Juni mendatang. Bahkan kunjungan tiada berhenti mulai dari panitia Penas provinsi dalam hal ini Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdi beserta rombongan. Giliran panitia gabungan pusat yang dipimpin langsung Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Pertanian Dr Ir Momon Rusmono MS mengunjungi Kukar untuk meninjau kesiapan Penas tepatnya di lokasi Komplek Olahraga Stadion Madya Tenggarong seberang. Sebelum melakukan peninjauan ke lokasi Penas terlebih dahulu rombongan berkumpul di Gedung Beladiri lantai dua untuk melakukan rapat koordinasi yang diawali dengan presentasi Ketua Penyelenggara Penas Kabupaten HAPM Haryanto Bachroel menyampaikan persiapan Penas di Kukar. Dalam hal ini Haryanto Bachroel menjelaskan secara umum persiapan mulai dari persiapan pendanaan yang bersumber dari APBN, APBD provinsi Kaltim dan APBD Kukar. Kemudian masalah penjemputan peserta Penas di Bandara Sepinggan dan pelabuhan Semayang Balikpapan, dilanjutkan dengan welcome party bertempat di Gedung Puteri Karang Melenu. Kemudian persiapan upacara dan apresiasi termasuk didalamnya menyangkut kapasitas prasarana upacara dalam stadion madya. "Semuanya telah kita persiapkan dengan sebaik mungkin, termasuk dalam hal transportasi dimana jumlah kendaraan angkutan yang ada diperkirakan tidak mencukupi untuk kebutuhan kontingen, peserta dari berbagai provinsi pulau Jawa, Sulawesi dan Kalimantan sebagian besar akan membawa kendaraan sendiri," katanya. Untuk mengantisipasi kepadetan lalulintas, panitia telah menyediakan dermaga penyeberangan yang dibangun di Desa Perjiwa melalui anggaran APBD Kukar. "Pemkab juga akan membantu dengan memfasilitasi peserta dalam hal kendaraan yang akan disewa dengan biaya peserta sendiri, dan juga disiapkan kendaraan bus yang akan mengangkut peserta yang tercecer atau ketinggalan," ujarnya. Menurut dia, saat acara pembukaan dan penutupan hanya kendaraan yang berstriker khusus yang boleh masuk ke komplek stadion madya Tenggarong seberang dan setelah mendrop penumpangnya, maka kendaraan tersebut akan parkir di kantong parkir yang telah disediakan. Adapun peserta dari pemondokan Tenggarong dan Loa Kulu akan di drop di dermaga yang telah disediakan serta akan diangkut dengan kapal ferry dilengkapi alat pengaman seperti pelampung dan petugas SAR. Jelasnya. Setelah mendengarkan presentasi persiapan Penas Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Momon Rusmono, mengucapkan terimakasih atas semua persiapan yang telah dilakukan panitia penyelenggara. "Romobongan kami ke sini, sangat banyak terdiri dari bagian-bagian kepanitiaan mulai dari seksi upacara dan apresiasi, kepemimpinan dan kemandirian kontak tani nelayan, kemitraan usaha dan jaringan informasi agribisnis, pengembangan teknologi dan kualitas produksi agribisnis dan lainnya," kata Momon. Ditambahkan dia, dari bagian seksi-seksi panitia pusat ini kita bagi berkelompok untuk langsung ke lokasi Penas. "Silahkan bagian kepanitian dapat langsung ke lokasi masing-masing, dengan didampingi kepanitiaan kabupaten," ujar Momon singkat. Setelah mempersilahkan dan membagi rombongannya ke masing-masing lokasi, Momon Rusmono didampingi Ketua Penas Penyelenggara Haryanto Bachroel dan panitia lainnya langsung menuju lokasi desplay demplot gelar teknologi yang berada tidak jauh dari komplek olahraga Tenggarong seberang. (humas/advetorial )
|