Sekprov : Mahasiswa Jangan Mengeluh-KesahPenerimaan Bantuan Beasiswa Melalui Pemprov Kaltim
2011-01-28 22:23:50
SAMARINDA, Bantuan beasiswa melalui anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) bagi seluruh mahasiswa di Kaltim, khususnya bidang kesehatan, baik jurusan kebidanan, keperawatan, analis, farmasi, dan kesehatan lingkungan untuk tahun anggaran 2009/2010 saat ini telah tersalurkan. Namun demikian, menurut Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Dr H Irianto Lambri dengan adanya bantuan beasiswa penuh tersebut diharapkan seluruh mahasiswa jangan mengeluh-kesah apa yang telah diberikan pemerintah selama ini. “Jadi, saat ini pemerintah sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan kualitas SDM di Kaltim, khususnya bagi tenaga kesehatan. Karenanya, bagi mahasiswa yang telah dibantu jangan lagi mengeluh-kesah, karena perbuatan itu akan membawa kita menjadi orang yang berdosa,” ujar Irianto Lambrie ketika ditemui di Setprov Kaltim saat menghadiri kegiatan pembinaan mahasiswa penerima beasiswa bidang kesehatan 2009-2010 di Gedung Serbaguna Setprov Kaltim, Senin (28/2). Dikatakannya, kesehatan merupakan prioritas utama dalam kehidupan manusia. Bahkan, kata Irianto, kesehatan lebih penting dari pada pendidikan. Sebab, nikmat terbesar dalam hidup manusia adalah kesehatan. “Makanya, dalam kehidupan ini kesehatan merupakan hal yang terpenting. Di mana sehat merupakan salah satu tiga kunci kehidupan bagi manusia, yakni umur dan kesempatan, serta kesehatan. Oleh karena itu, jika kita punya umur panjang tapi tidak sehat maka tidak ada gunanya. Bukan hanya itu, jika kesempatan juga ada tapi tidak sehat, tentunya tidak ada gunanya juga,” tegasnya. Oleh karena itu, lanjut Irianto, mahasiswa kesehatan di Kaltim diharapkan dapat memanfaatkan dengan baik bantuan beasiswa yang diberikan oleh Pemprov Kaltim. Sebab, apa yang diberikan Pemprob Kaltim kepada seluruh mahasiswa ke depannya diminta pertanggung jawabannya. Caranya, dengan memanfaatkan tenaga mereka untuk kesehatan masyarakat. “Manfaat pendidikan yang dijalani seluruh mahasiswa kesehatan saat ini memang belum dapat terlihat, tapi ke depan 5-10 tahun ke depan akan dapat dirasakan semua masyarakat. Karenanya, bantuan beasiswa yang diberikan penuh tersebut benar-benar dimanfaatkan dengan baik untuk menjalani pendidikan dan penuh semangat, sehingga apa yang diharapkan masyarakat di Kaltim benar-benar dirasakan,” timpalnya. Menurutnya, bantuan tersebut diberikan kepada seluruh mahasiswa, khususnya bidang kesehatan sejak 2009 lalu-2010. Dan untuk 2011, lanjut Irianto bantuan tersebut terus dilanjutkan seiring dengan mendukung program pembangunan Pemprov Kaltim menuju Kaltim Bangkit 2013 mendatang. Sementara itu, Kepala Biro (Karo) Sosial Setprov Kaltim Dr H Sigit Muryono mengatakan Pemprov Kaltim memberikan apresiasi kepada mahasiswa penerima beasiswa penuh di Kaltim, khususnya bidang kesehatan yang sudah memasuki tahun kedua. “Kami berharap selama mengikuti studi kurang lebih satu setengah tahun lagi supaya belajar dengan sungguh-sungguh, sehingga pada saat selesai mengikuti pendidikan, wawasan dan pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan sudah siap diimplementasikan di lapangan,” ujarnya. Dikatakannya, untuk bantuan program beasiswa program D3 jurusan kesehatan berjumlah 40 orang pada 2009 lalu. Bahkan untuk mendukung proses bantuan beasiswa tersebut Gubernur Kaltim telah melakukan penandatangan MoU dengan seluruh Direktur perguruan tinggi jurusan Kesehatan di Kaltim. Sementara itu, mengenai kegiatan pembinaan mahasiswa kesehatan yang dilaksanakan kemarin antara mahasiswa dengan Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian, Rumaha Sakit Umum, Bagian Kesra Pemerintahan Kabupaten/Kota masing-masing diharapkan pertemuan dan pembinaan kepada mahasiswa terus dilakukan.mar
|