RRI Sendawar Resmi Mengudara Mulai 28 Februari 2011Sebagai Sabuk Pengaman Informasi Perbatasan
2011-01-29 15:14:05
SENDAWAR, Kaltim dengan julukan 'Lading Emas' bukanlah kiasan semata. Karena itu wilayah Kaltim yang berbatasan langsung dengan negeri jiran Malaysia perlu dijaga untuk memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menjaga kedaulatan NKRI bukan hanya melalui kekuatan darat dan laut, tetapi melalui informasi udara juga sangat penting. Sehingga Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) berbenah dan kini benar-benar dapat diandalkan sebagai sumber informasi rakyat ikut menjaga kedaulatan NKRI. Setelah sukses membangun sejumlah studio diberbagai daerah se-Indonesia, kini LPP RRI juga telah membuka cabang siaran Studio Produksi di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Studio Produksi RRI di Kubar dengan nama Radio Republik Indonesia Studio Produksi Sendawar, mengudara pada frekwensi Medium (FM) dan peresmian siaran perdananya dilakukan langsung oleh Direktur RRI, Niken Widyastuti. Dalam kesempatan itu Niken mengharapkan keberadaan RRI Sendawar dapat menjadi sarana informasi perekat kebersamaan, persatuan dan pertahanan serta keamanan bangsa. Karena Kubar yang berbatasan langsung dengan negeri jiran Malaysia sangat perlu persatuan dan kesatuan masyarakat melalui informasi yang jelas dan bertanggung jawab. "Sejarah kembali terukir bagi RRI, dengan pembukaan RRI Sendawar yang merupakan RRI ke-15 yang didirikan selama dua tahun terakhir dan menggenapi 62 stasiun RRI se-Indonesia. Bahkan RRI Sendawar sangat penting sebagai penarik sabuk pengaman kedaulatan NKRI didaerah perbatasan," papar Niken memberikan sambutannya. Dikatakan Niken keberadaan RRI Sendawar adalah perekat persatuan yang kokoh, bahkan dapat membuka isolasi informasi didaerah perbatasan. Sebagai sarana pendidikan RRI akan berperan penting bagi masyarakat bahkan sebagai sarana budaya yang kuat. Tidak kalah penting keberadaan RRI Sendawar juga dapat diartikan sebagai'Rumah Rakyat Indonesia'. "Jika terjadi perang informasi maka RRI sebagai panglimanya, karena itu RRI Sendawar juga akan membangun Studio Produksi di Kecamatan Long Bagun untuk memperkuat jangkauan siaran hingga ke perbatasan dengan Malaysia, sehingga kekuatan persatuan dan kesatuan bangsa melalui informasi akan semakin kokoh. Kami berharap RRI Sendawar akan bersinergi (bermitra) dengan pemerintah dan DPRD serta tokoh masyarakat, sehingga RRI Sendawar dapat diandalkan sebagai penyampai informasi fakta dan memperkuat persatuan bangsa. Dengan adanya RRI Sendawar kiranya segala informasi se-Indonesia dapat diketahui dengan baik dan benar oleh masyarakat Kubar dan masyarakat perbatasan," ujarnya. Sementara itu Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjidy, mengatakan keberadaan RRI sangat penting di kaltim dan sekitarnya. Diakui sarana dan prasarana masyarakat perbatasan masih sangat minim, sehingga perlu diberikan informasi yang benar dan tepat sebagai perhatian. Dia juga mengatakan paradigma percepatan pembangunan daerah perbatasan kini ditangani oleh badan khusus yang menangani masalah perbatasan. Keberadaan RRI akan memberikan informasi kepada masyarakat perbatasan, sehingga semua program pemerataan pembangunan ekonomi sosial dan budaya dapat diinformasikan dengan benar. Bahkan berdirinya RRI Sendawar sebagai senjata memperkuat upaya percepatan pembangunan perbatasan dengan meletakkan salah satu isu strategis. "Masyarakat perbatasan masih sangat sulit mendapatkan informasi, keberadaan RRI Sendawar dapat berfungsi membuka isolasi melalui udara. Peresmian Siaran Perdana RRI Sendawar merupakan langkah kongkrit perkuatan kawasan perbatasan dengan tersedianya informasi yang diperlukan masyarakat dalam rangka peningkatan wawasan kebangsaan dan Sumber daya manusia yang berkualitas. Juga diharapkan agar masyarakat se-Kubar dapat mengakses berbagai informasi, mengingat informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang untuk pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya," katanya. Bupati Kubar Ismael Thomas SH Msi melalui Wakil Bupati H Didik Effendi Ssos Msi mengatakan dengan dibukanya RRI Sendawar sangat bermanfaat untuk kemajuan bangsa dan negara dan khususnya masyarakat kubar hingga perbatasan akan mudah mendapatkan informasi. RRI sebagai salah satu media yang memberikan informasi bagi masyarakat, akan berfungsi tepat untuk kemajuan pembangunan kubar yang berbatasan dengan Malaysia. Oleh karena itu Pemkab Kubar menyambut positif berdirinya RRI Sendawar. "Peran RRI sangat penting sebagai media pemersatu bangsa dan berperan melestarikan jati diri bangsa. Dapat menjadi salah satu media penting kontrol pembangunan pemerintah baik nasional maupun daerah, karena itu pembangunan kubar akan terjaga dengan baik. Hadirnya RRI Sendawar akan membuka isolasi daerah perbatasan, sehingga dengan adanya RRI masuk daerh perbatasan ini akan berfungsi dan berguna untuk pembangunan kubar," papar Didik Effendi. Acara Peresmian Pengudaraan Siaran Perdana RRI Sendawar berlangsung di Jalan D I Panjaitan Nomor 61 Sendawar, Kutai Barat, Senin (28/02/2011). Selain Direktur RRI Niken Widyastuti bersama rombongan LPP RRI serta Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjidji bersama rombongan Pemprov Kaltim dan Wabup Kubar H Didik Effendi Sos Msi bersama Sekretaris Kabupaten Kubar Drs Yahya Marthan, hadir pula Kepala Stasiun RRI Banjarmasin Erna Prahesti, Kepala Stasiun RRI Samarinda Hendro Prasetyo, Staf Ahli Menkominfo Hendri Subyakto, dan Anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo yang juga pakar telematika, Ketua Dewan Adat Kubar Yustinus Dullah, Kapolres Kubar, para tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan sejumlah undangan dan hadirin.imr
|