Jam Kerja ke KaraokeSatpol PP Diminta Aktif Razia PNS
2011-01-29 15:20:40
TANJUNG REDEB, Terkait adanya oknum pegawai negeri sipil (PNS) pergi ke tempat hiburan karaoke pada saat jam kerja, sangat disayangkan oleh anggota DPRD Berau. Sebab menurut H Rustam legislator Partai Demokrat ini, apa yang dilakukan oleh oknum tersebut tidak hanya menyalahi aturan, tetapi mencoreng nama baik Pemkab Berau. “Bukankah sebelum diangkat menjadi PNS mereka diberi pengarahan, apa saja yang boleh dilakukan dan apa saja yang tidak boleh dilakukan. Mestinya oknum yang bersangkutan tahu diri lah,” ucapnya. Kata dia, andai saja pergi ke tempat karaoke atau ke tempat hiburan lainnya tidak menggunakan seragam PNS tidak jadi soal, karena dengan pakaian sipil di luar tangung jawab kedinasan. "Kalau saja tidak menggunakan seragam dinas hal itu tidak jadi soal, menyanyi sambil teriak – teriak sekeras mungkin, atau jungkir balik sekali pun terserah saja. Tapi kalau menggunakan seragam dinas, itu lain lagi ceritanya, karena itu kesalahan fatal,” tegasnya. Oleh sebab itu ia mengimbau kepada Satpol PP menindaklanjuti informasi tersebut, melalui razia penertiban PNS yang ngelayap di luar jam kerja, karena ini tugas Satpol PP. Jika ada oknum PNS yang tertangkap basah ngelayap, baik ke tempat hiburan atau di tempat – tempat umum, termasuk di warung – warung kopi, segera diproses sesuai peraturan yang berlaku. Untuk itu, Satpol PP harus lebih aktif melakukan razia disaat jam kerja. Pasalnya, prilaku yang seperti itu berkaitan dengan pencitraan Pemkab Berau di mata masyarakat. “Jadi jangan tunggu kejadian dulu, lalu bereaksi. Harus ada inisiatif melakukan penertiban secara rutin, untuk meminimalisir oknum PNS yang ngelayap di saat jam kerja,” pintanya. Selain itu, ia juga mengimbau kepada pihak Inspektorat dapat koordinasi dengan Satpol PP, menindaklanjuti masalah tersebut. "Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran harus ditindak tegas. Agar tak ada lagi PNS ngelayap disaat jam kerja," tegasnya. roz
|