Pembayaran Uang Pesangon eks Karyawan Hotel Terganjal Tanda Tangan Bupati

Dewan Minta Bagian Aset Segera Koordinasi dengan Bupati

2011-03-03  00:32:12

TENGGARONG, Pembayaran uang pesangon eks Karyawan Hotel Singgasana-Lesung Batu Tenggarong sudah menuai titik terang, pihak manajeman Bakri Graha Investama (BGI) yang sekarang mengelola asset Pemkab Kukar bersedia menyanggupi untuk mengeluarkan dana talangan guna membayar uang pesangon sekitar 75 eks karyawan Hotel Singgasana. Hanya saja kendalanya targanjal tandatangan Bupati dalam proses addendum pembayaran uang pesangon tersebut, hingga menginjak bulan ke 3 tahun 2011 tak kunung terealisasikan.
Bahkan ketika Komisi I DPRD Kukar, Rabu (2/3) mengelar pertemuan diruang Fraksi Golkar DPRD, dengan menghadirkan manejaman BGI, eks karyawan Singgasana, Bagian Aset Daerah serta pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Dalam pertemuan yang dipimpin Anggota Komisi I Isnaini didampingi Firnandi Iksan, dan Hayansyah itu perwakilan manajeman BGI yang diwakili Haryanto, menegaskan kalau pihak BGI siap mentransfer dana untuk uang pesangon eks karyawan dalam minggu-minggu ini.
"Kami (BGI, Red) siap mentransfer uang pesangon eks karyawan dalam minggu ini. Saat ini uangnya sudah siap. Jadi tinggal persoalan teknis pembayarannya saja. Karena kewajiban kami hanya mentransfer saja. Selebihnya, mengenai pembayaran di luar tanggungjawab kami. Untuk addendum, bisa saja menyusul," katanya.
Dijelaskannya, pengiriman uang minggu ini untuk pembayaran 25 persen dari total pesangon untuk bulan Februari. Sedangkan bulan berikutnya, pengiriman akan dilakukan setiap akhir bulan. "Uang tersebut ditransfer ke rekening Tim Verifikasi Penyelesaian Pesangon eks Karyawan Hotel," kata Haryanto.
Sementara Kasubid TU Kantor Aset Daerah Akhmad Haitami mengaku, kesulitan yang dialimi tim verifikasi adalah berkomunikasi dengan Bupati Kukar, Rita Widyasari selaku penanggungjawab. "Kami kesulitan untuk bertemu Bupati guna melakukan koordinasi karena jadwalnya yang sangat padat. Sampai saat ini pun kami kesulitan mendapatkan tandatangan beliau (bupati, Red)," keluhnya.
Pimpinan rapat Isnaini menilai sulitnya koordinasi dengan Bupati itu adalah hal yang mustahil sebabidak setiap hari bupati melakukan kunjungan ke luar daerah. "Seharusnya tim verifikasi mengejar bupati untuk mendapat persetujuan. Yang pasti, kami minta minggu depan semua urusan yang menyangkut pembayaran pesangon harus selesai," tegas Isnaini yang diamini Firnadi dan Hayansyah.
Firnadi menegaskan, sudah saatnya bupati melakukan evaluasi terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Apakah mereka benar-benar bekerja untuk mendukung program Gerbang Raja atau tidak. "Jangan sampai hanya persoalan koordinasi saja membuat kerja sistem pemerintahan tidak berjalan," ujarnya.
Sementara itu perwakilan eks karyawan Hotel Singgasana Hairudin, menerima komitmen pihak manajeman BGI yang akan menalangi pembayaran uang pesangon, dengan system diangsur, dengan proses pembayaran pertama 25 persen.”Untuk pembayaran kedua dan selanjutnya akan dibayar disetiap akhir bulan, dan harusnya ditentukan tanggal diakhir bulannya,” papar Hairudin.awi

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
R A B U
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...