Sapi Asal Sulawesi Diseleksi Ketat 2011-02-02 04:00:12
SAMARINDA,Untuk mengantisipasi penularan penyakit anthrak, Dinas Peternakan dan Perikanan Samarinda menyeleksi ketat sapi yang masuk dari Sulawesi ke kota Samarinda. "Selama ini pasokan sapi yang masuk telah di karantina di daerah asal, setelah tiba di Samarinda biasanya di cek kembali keabsahan dokumen kesehatan hewan oleh instansi vertikal, yang biasanya berdinas di pelabuhan," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Samarinda, Hj Rini Purwanti, saat dikonfirmasi baru-baru ini. Dijelaskan, sekarang sapi yang telah masuk dinyatakan sehat semua, belum ada ditemukan terindikasi mengarah kepada kasus antrak yang sekarang ini dialami Boyolali, Jawa Tengah. Tentunya Samarinda sebagai daerah penerima sangat selektif dan ketat. "Pengetatan tersebut yakni dengan cara melihat kelengkapan dokumen pengantar sapi yang masuk, lalu pengecekan fisik sapi dengan melakukan karantina ditempat penampungan.Biasanya apabila ada sapi yang sakit, para penyalur tidak mengizinkan hewan tersebut untuk keluar atau dikirim sampai daerah penerima," ucapnya. Menurutnya, ada sekitar 12 ribu sapi yang masuk ke Samarinda pertahunnya untuk memenuhi kebutuhan. Diantaranya ada sapi potong yang dikirim dari Sulawesi serta sapi bibit yang berasal dari Jawa Timur dan NTB. "Dari 12 ribu sapi itu, pada umumnya tidak semua dibutuhkan oleh warga Tepian, melainkan akan di kirim kembali ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan juga Kota Bontang," jelasnya. john
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...