Warga Talisayan Diharap Mampu Kelola SDA2011-02-05 19:11:18
TANJUNG REDEB, Anggota DPRD Berau, Subroto berharap, setelah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perkebunan di trans SP2 lama Kampung Bumi Jaya Kecamatan Talisayan nanti terbangun, generasi mendatang mampu mengelola potensi alam yang ada. Mengingat daerah Talisayan potensi alamnya cukup menjanjikan. Menurut pengamatan Subroto, saat ini SMK Perkebunan itu sedang proses pengerjaan. Untuk itu ia meminta kepada masyarakat turut berpartisipasi melakukan pengawasan terhadap pembangunan gedung sekolah tersebut. Agar kualitas pembangunan pembangunan sekolah itu seperti apa yang diharapkan. Dijelaskannya, pembangunan SMK Perkebunan ini menelan anggaran sekitar Rp 1,2 Miliyar murni APBD Kabupaten Berau Tahun 2010 luncuran Tahun 2011. Dengan dibangunnya SMK itu warga Talisayan tidak perlu lagi sekolah ke SMK yang ada di Tanjung Redeb. Sebab, sekolah di SMK Perkebunan itu tidak terlalu makan banyak biaya, baik dari segi transportasi, biaya hidup dan biaya rumah, sekali gus mudah dilakukan pengawasan orang tua. “Jadi nggak perlu jauh – jauh sekolah di Tanjung Redeb, memerlukan biaya banyak. Jika sekolah di kampung sendiri biaya semuanya lebih ringan,” ungkap legislator Partai Golkar ini. Diharapkan, setelah lulus siswa SMK mampu mengelola SDA yang ada. Mengingat berbagai tanaman perkebunan di Talisayan ini cukup menjanjikan jika dikembangkan. Selain itu, SMK mampu mencetak siswa – siswa yang handal, mempunyai skill yang tinggi, serta mampu mencukupi kebutuhan. “Dengan adanya lulusan SMK Perkebunan yang dapat mengelola SDA, maka Talisayan menjadi daerah yang lebih maju,” tutupnya. roz
|