PLN Tenggarong Promosikan Meteran Listrik Prabayar Prioritas Bagi Pelanggan Baru
2011-02-05 19:18:31
TENGGARONG, PT Perusahaan Listrik Negera (Persero) telah menerapkan pembayaran listrik pra bayar dengan cara membeli vaucher isi ulang dan untuk wilayah Kaltim khususnya di Rayon Tenggarong, meteran listrik isi ulang ini sudah mulai dikenalkan kepada pelanggan. Sistem ini dianggap mempermudah bagi pelanggan, karena tidak harus membayar rekening listrik tiap bulan dan tidak ada istilah denda karena jatuh tempo. Pasalnya, listrik di rumahnya akan otomatis padam jika pulsanya habis dan pelanggan juga bisa mengukur atau membatasi pemakaian listriknya jika ingin pulsanya bertahan lama. Jika pembatasan penggunaan listrik dilakukan pelanggan, maka otomatis penggunaan daya listrik di PLN akan berkurang dan program hemat listrik bisa jalan. Menurut Manajer PT PLN Rayon Tenggarong melalui Sepervisor Pelayanan PLN Tenggarong, Dani mengungkapkan, pihaknya kini sudah bisa melayani permintaan pelanggan di kota Tenggarong yang ingin menggunakan meteran listrik digital dengan menggunakan pulsa yang bisa diisi ulang. Menurutnya, untuk tahap pertama penggunaan meteran digital ini diprioritaskan bagi pelanggan yang baru memasang aliran listrik dari PLN. Sedang pelanggan yang ingin bermigrasi atau pindah dari meteren laistrik yang lama ke sistem meteran listrik digital belum dapat segera dilayani. Paling tidak, jelas Dani, untuk migrasi ini butuh waktu selama sepekan setelah melaporkan keinginannya. Itu karena stok meteran digital yang terbatas dan terlebih karena memang diprioritaskan bagi pelanggan baru. Dijelaskan, untuk proses migrasi ini syarat dan ketentuannya sangat mudah dan tidak dipungut bayaran samasekali. Yaitu menyampaikan sket atau peta/denah letak rumah pelanggan yang ingin bermigrasi. Kemudian melampirkan foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan melampirkan pula nota pembayaran lunas listrik PLN bulan terkakhir. Lanjut Dani, ketiga syarat itu harus dibawa dan ditunjukkan kepada pihaknya di kantor PLN Rayon Tenggarong Jl H Akhmad Mukhsin. "Menggunakan meteran digital ini pelanggan banyak diuntungkan, antara lain pelanggan bisa mengatur penggunaan listriknya. Kemudian tidak ada biaya beban bulanan seperti yang diterapkan pada meteran lama dan apabila pelanggan tidak menggunakan listriknya dalam waktu cukup lama pihak PLN tidak akan semena-mena melakukan pemutusan aliran," terang Dani, Selasa (8/3). Sedangkan untuk mendapatkan voucher dimaksud, Dani mengatakan voucher cukup banyak tersedia, baik di Kantor Pos, bank yang telah ditunjuk PLN dan outlet resmi PLN lainnya. Harga voucher pulsa isi ulangnya juga disediakan cukup bervariasi, mulai dari harga nominal Rp 25 ribu, Rp 50 ribu, Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Pelanggan bebas memilih sesuai kemampuan namun tetap mengedepankan sikap hemat dalam penggunaan sember daya listrik yang terbatas. yd
|