Pemkot Diminta Gandeng Pihak SwastaSoal Sampah di Samarinda Kian Banyak
2011-02-05 19:27:39
SAMARINDA, DPRD Samarinda meminta Pemkot terus menciptakan lingkungan sehat dan bersih bagi masyarakat, termasuk masalah kebersihan sampah yang setiap harinya mengalami peningkatan. Jika tak ada upaya termasuk menggandeng pihak swasta maka sampah akan jadi masalah besar kedepannya. "Harus ada terobosan yang bagus guna membersihkan sampah yang ada di wilayah Kota Samarinda. Kalau tidak saya khawatir akan menjadi masalah lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat," ujar anggota Fraksi partai Demokrat (FPD) DPRD Kota Samarinda, Suratna, Rabu (9/3). Diajaknya pihak swasta dalam mengelola sampah, kata Suratna, harus dengan komitmen yang kuat agar bisa tercipta lingkungan yang sehat. Selain itu, lanjutnya, harus ada terobosan untuk mengelola sampah menjadi hal yang bermanfaat bagi lingkungan dan berhasil guna secara ekonomis. "Kalau pihak swasta mampu menciptakan peluang usaha melalui pengelolaan saampah, maka akan banyak manfaatnya bagi masyarakat. Diantaranya dapat menciptakan lapangan kerja, mampu menciptakan lingkungan sehat dan mampu mengurangi debet sampah yang berlebihan," ungkap Suuratna. Secara terpisah, Walikota Samarinda H Syaharie Jaang SH M Hum, mengemukakan masalah kebersihan memang sekarang ini tidak bisa menjadi tanggung jawab Pemerintah saja, melainkan masyarakat juga sangat berperan sebagai penopang menciptakan kota yang bersih dan sehat. "Saya sudah sampaikan kepada masyarakat melalui acara resmi yang selalu saya hadiri, bahwa orang luar Samarinda setiap berkunjung ke kota Tepian pertama kali yang dia tanyakan bukan nama Walikota dan Wakilnya, melainkan kebersihan dan keindahan kota ini," kata Syaharie. Sebelumnya, Selasa (8/3) kemarin, dua unit kontainer bak sampah milik Universitas Mulawarman (Unmul) siap dimaksimalkan guna menunjang kebersihan di lingkungannya. Kontainer yang mampu menampung sampah kapasitas 6 meter kubik per-unitnya, diharapkan bisa sebagai contoh awal bagi universitas atau lembaga pendidikan lainnya yang memang berkomitmen menciptakan Samarinda sebagai kota yang bersih. "Universitas Mulawarman dengan jumlah mahasiswa dan pengajar berkisar 33.000 orang merupakan bagian dari kota Samarinda, dan kita harapkan dengan langkah awal ini bisa dijadikan sebagai teladan bagi masyarakat Samarinda untuk ikut bertanggung jawab mengenai kebersihan," ujar Rektor Unmul, H Zamruddin Hasid Kedepannya, kata dia, sampah yang dihasilkan tadi rencana akan didaur ulang dijadikan sebuah produk yang diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. "Hasil studi banding kita di Universitas Brawijaya ternyata sampah bisa didaur menjadi sebuah pupuk kompos, Insya Allah kedepan kita terapkan hal yang sama di Unmul," ucapnya. aon
|