Buat Program yang Menarik Minat Baca

2011-02-05  19:40:32

SAMARINDA, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Ali Hamdi menghimbau kepada Badan Perpustakaan Daerah Kaltim untuk membuat sebuah program ataupun kegiatan yang mampu menarik minat baca masyarakat Kaltim.
Polisiti asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mencontohkan, program tersebut bisa berupa sebuah pameran yang dikemas sedemikian rupa sehingga menarik minat baca.
Contohnya seperti   pameran foto sejarah ataupun gelar buku. Ali Hamdi menyebutkan, dalam hasil studi banding Komisi IV ke Badan Perpustakaan Daerah Bandung beberapa waktu lalu, ada kegiatan Badan Perpustakaan Bandung yang mampu merangsang minat baca masyarakat. Yakni dengan cara membuat program pusat  keremaian yang biasa di kunjungi warga. Seperti di spot hall, tempat olahraga yang biasa didatangi warga dihari libur.
"Jadi di Bandung itu, tiap minggu warganya melakukan olahraga di sport hall dan bersamaan dengan itu, Badan perpustakaan menggelar acara berupa gelar buku, galeri foto tempo dulu dan pemutaran film dokumenter. Dan terbukti dengan adanya program itu mengundang antusias warga yang luar biasa," ungkapnya.
Berdasarkan hasil studi banding itu, Ali Hamdi berharap Badan Perpustakaan Kaltim dapat melakukan kegiatan yang serupa. Sehingga kegiatan Badan Perpustakaan tidak hanya sebatas pinjam dan baca buku yang hanya dinikmati oleh para pelajar dan mahasiswa. Namun ada program lain yang bisa dinikmati masyarakat umun dan menarik minat baca. Dengan adanya program-program tersebut, masyarakat pun memiliki minat baca yang ditimbulkan dari foto maupun film dokumenter. Sehingga merangsang masyarakat untuk mengetahui lebih jauh dari perjalanan sejarah kita melalui membaca buku sejarah yang berhubungan dengan foto sejarah dan film dokumenter tersebut.
"Harapan kami minimal Perpustakaan Kaltim melakukan itu juga. Jadi tidak hanya mahasiswa saja yang bisa menikmati perpustakaan, tapi juga merambah kemasyarakat umum," harapnya.
Selain itu, Ali Hamdi juga meminta agar Badan Perpustakaan menyediakan mobil perpustakaan keliling yang mengunjungi tempat-tempat yang tidak biasa, seperti di lembaga permasyarakatan (LP).  Dengan demikian, para nabi yang ada di LP tersebut bisa mengisi waktu luangnya dengan membaca.
"Namun buku-buku yang disediakan juga harus disesuaikan dan menyadarkan. Seperti buku akidah akhlak, buku taubat dan buku-buku yang berbau agama lainnya," pungkasnya. hms/adv

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
R A B U
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...