Total Survei Seismik di Handil

Dewan Minta Perhatikan Dampak Lingkungan

2011-02-05 19:57:52

TENGGARONG, Untuk meningkatkan produksi Migas nasional sebagaimana program pemerintah, Total E&P Indonesie bersama perwakilan BPMIGAS Wilayah Kalimantan dan Sulawesi melakukan kegiatan Survei Seismik Handil 3D dan Proyek South Mahakam phase 1 dan 2.
Sesuai dengan tahapan, rencana tersebut terlebih dahulu disosialisasikan ke DPRD Kutai Kartanegara dan rombongan dari Total diantaranya Yudith Navaro Dipodiputro, Ausie Gautama dan Leo Tobing serta beberapa staf lainnya diterima anggota DPRD Kukar di ruang Banmus DPRD, Kamis (10/3).
Menurut Yudiht, kegiatan sosialisasi dimaksud penting untuk memberikan informasi yang menyeluruh tentang kegiatan servei seismik serta proyek Souht Mahakam, sehingga masyarakat diharapkan mendapatkan pemahaman yang benar.
Kepada anggota DPRD, dijelaskan bahwa Total E&P Indonesie akan melaksanakan kegiatan survei sesismik di area Handil di wilayah Delta Mahakam. Sedangkan proyek South Mahakam akan terentang dari lepas pantai Balikpapan hingga Kelurahan Senipah di Kecamatan Samboja.
Dikatakan, seluruh persyaratan dan peraturan berkaitan dengan RKL dan RPL telah dipenuhi guna menjamin kepatuhan terhadap pelestarian lingkungan hidup serta masyarakat di sekitar daerah yang terkait dengan operasi seismik tersebut.
Namun untuk seluruh pelaksanaan kegiatan proyek baru akan dimulai setelah semua persyaratan perizinan dari pemerintah terpenuhi.
Lebih jauh dijelaskan, kegiatan survei serta proyek dimaksud secara keseluruhan akan berlangsung selama kurang lebih 24 bulan, mulai April 2011 hingga April 2013. Sesuai ketentuan yang berlaku, dalam pelaksanaannya Total E&P Indonesie berada di bawah supervisi BPMIGAS Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, akan selalu melakukan koordinasi yang melekat dengan  berbagai pihak yang berwenang, yaitu Pemprov Kaltim, Pemkab Kukar serta Muspika Muara Jawa dan Samboja.
Rencana meningkatkan produksi Migas oleh Total disambut positif anggota DPRD Kukar, tapi dengan banyak catatan, diantaranya adalah penegasan mengenai dampak lingkungan yang diakibatkan dari kegiatan dimaksud. Pasalnya, menurut catatan anggota dewan dari Komisis I yang memang salah satu tugas dan wewenangnya menangani masalah lingkungan, bahwa sejauh ini permasalahan lingkungan selalu dikesampingkan oleh perusahaan-perusahaan pertambangan.
Untuk itu dalam kesempatan kemarin, pihak Total diminta dengan tegas agar lingkungan harus diperhatikan secara serius, sehingga kegiatan yang dilaksanakan tidak berdampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Selain masalah lingkungan, kesempatan kemarin juga dimanfatkan anggota dewan untuk menanyakan banyak hal, terutama permasalahan apa yang membuat pemerintah daerah kesulitan untuk mendapat data valid mengenai jumlah produksi Migas.
Untuk hal ini, pihak Total melalui Ausie Gautama menjelaskan bahwa pihaknyapun hingga saat ini kesulitan mendapatkan data produksi valid sebagaimana dimaksud, karena banyak hal, yakni mengenai sistem perhitungan kategori migas yang diproduksi melalui berbagai tingkatan, baik sebelum maupun setelah masuk ke BPMIGAS.
Sedangkan mengenai dampak lingkungan dari kegiatan survei seismik, menurut Ausie Gautama sudah melalui prosedur sehingga diyakini dampak lingkungannya nol persen. yd
a

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
R A B U
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...