Sutiman : Tiap SKPD Harus Ada Unggulannya

2011-02-07  15:00:11

PENAJAM, Sebagai implementasi dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, maka dibentuklah Forum Gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (FG-SKPD) dengan harapan peran SKPD bisa berjalan dengan baik sesuai apa yang diatur dalam UU.
Hal ini diungkap Kepala Bidang Penelitian, Evaluasi dan Pelaporan, Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Suprih, saat memberikan laporan pada pembukaan FG-SKPD di ruang pertemuan lantai dasar Kantor Sekretariat Kabupaten, jln. Provinsi Km. 9 Nipahnipah, Kecamatan Penajam, kemarin.
“Forum ini mempunyai kedudukan strategis, karena menjadi media dan wadah bersama antarpelaku untuk membahas perencanaan pembangunan 2011, dijelaskan pula, FG-SKPD melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan dokumen Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), Renstra SKPD menjadi Renja SKPD tahun 2012,’’ ujar Suprih.
Secara substansi, Renja SKPD memuat potensi atau kondisi riil suatu daerah, isu dan permasalahan strategis, sasaran program, kebijakan, prioritas kegiatan pembangunan serta pendanaannya masing-masing urusan yang ditangani.
Acara ini dibuka Sekretaris Kabupaten (Sekkab) H Sutiman, dihadiri jajaran pejabat kepala SKPD, sementara dalam kesempatan yang sama Sutiman mengatakan, hendaknya semua SKPD sudah saatnya berlomba dan berpacu berbuat lebih baik dari yang lain, tiap-tiap SKPD harusnya masing-masing punya unggulan, sekaligus harus bisa lebih mandiri.
Sutiman mengatakan, beberapa SKPD seperti Diskukmperindag harus punya unggulan program industri rumah tangga (IRT) yang terbilang sukses dibawah binaannya, agar dapat ditampilkan dan menjadi ajang promosi pada acara Pekan Nasional (Penas) mendatang, tidak hanya itu SKPD lainnya juga demikian.
Demikian pula bidang pertanian, menurutnya, banyak hal yang bisa ditonjolkan termasuk peningkatan hasil produksi pertanian, seperti peningkatan hasil produksi gabah, juga masalah pembelian bibit dan pupuk, namun karena kurang sosialisasi akhirnya petaninya tak dapat manfaatkan hal itu secara maksimal, inilah tugas para PPL agar lebih proaktif memberikan penyuluhan, jangan sampai petani kehilangan komunikasi dan lainnya, ungkapnya.
Belum lagi soal perindustrian, lanjutnya, bagaimana menampilkan kemasan makanan yang lebih menarik dan dapat menjamin kebersihan serta memenuhi standar kesehatan, nah, bicara soal Dinas Kesehatan malah sekarang kurang nyambung yang ujung-ujungnya mengarah kepada perbaikan jalan yang lagi rusak parah, padahal bicara jalan rusak juga berimbas pada kesehatan, seperti orang yang mau melahirkan saat dilarikan ke rumah sakit belum sampai di tujuan sudah melahirkan di jalan, terang Sutiman berilustrasi.
Ini artinya apa, imbuh dia, SKPD satu dengan yang lainnya saling keterkaitan, sehingga jangan terkesan SKPD bekerja sendiri-sendiri, jangan mengedepankan egonya masing-masing proyek yang satu menuding proyek yang lain. "Untuk itu mari semua SKPD bersama-sama bekerja secara optimal menjalankan roda pemerintahan di 2011 ini, jangan sampai 9 tahun sudah usia Kabupaten PPU ini namun hasil kerja kita masih terkesan belum maksimal" katanya.  max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
R A B U
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...