Pawai Budaya Balikpapan Dihadang Hujan Lebat 2011-02-07 15:02:32
BALIKPAPAN, Pameran budaya dan seNi Balikpapan berkaitan dengan Hari Jadi Kota Balikpapan ke-114 yang digelar di Lapangan Merdeka, Minggu (13/3) dihadang hujan lebat, sehingga perjalanan pawai yang direncana dimulai dari Lapangan Merdeka dan disambut Walikota H Imdaad Hamid bersama Wakil Walikota H Rizal Effendi serta unsur Muspida di depan Kantor Pemkot Balikpapan tidak berlanjut karena peserta sudah membubarkan diri sebelum tiba di garis finish. Ketua panitia pawai budaya dan seni, Umi Facesly didampingi Kadis Budaya, Pemuda, Olaraga dan Budaya, Dortje Marpaung mengatakan, pawai tahun ini diikuti lebih dari 60 peserta dan semua atnis yang ada di Balikpapan ikut terlibat dalam kegiatan budaya. Dari hasil pemantauan media ini, setidaknya ada 82 peserta baik dari daerah-daerah yang ada di Balikpapan maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) ikut terlibat dalam kegiatan yang dibuka walikota Imdaad Hamid, pkl. 14.45 Wita kemarin, dari puluhan peserta ikut terlibat juga sejumlah RT yang selama ini berperan aktif dalam menciptakan Clean, Green and Healty City dengan beragam tampilan termasuk pakaian yang digunakan banyak menggunakan olahan kertas koran yang sudah didaur ulang. Menurut Kadis Penda Balikpapan ini, pelaksanaan pawai budaya ini sebenarnya lebih mengedepankan masalah kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, mengolah sampah menjadi bahan siap pakai juga menyadarkan masyarakat bahwa sampah masih bisa diolah untuk kepentingan lebih banyak lagi. Dari sekian banyak peserta pawai budaya namp[ak juga keterlibatan perbankan, perhotelan dan asuransi jasa raharja. Asuransi kecelakaan PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) tampil dengan sejumlah kendaraan dengan mascot utamanya adalah logo Jasa Raharja yang siap menyalurkan klaim asuransi bagi korban maupun ahli waris korban lakalantas baik udara, darat maupun laut. Ada juga RT yang selama ini berhasil mengelolah atau mendaur ulang sampah-sampah kering seperti kertas Koran, daun-daun kering serta sampah lainnya sehingga sudah menjadi bahan baku siap pakai yang kini sudah mulai diikuti banyak RT di kota Balikpapan karena dinilai cukup baik untuk mengatasi sampah yang jumlahnya terus bertambah dari tahun ke tahun. Sejumlah peserta, saat berada di panggung kehormatan yang diduduki pejabat pemkot dan Muspida, langsung turun dan menyerahkan kenang-kenangan kepada walikota dan wakil walikota termasuk hasil olahan berupa daur ulang sebaliknya walikota menyerahkan penghargaan yang sudah disiapkan panitian sebagai ungkapan terima kasih atas keterlibatan pada pawai budaya yang akan dihelat setiap tahun. Ribuian warga kota Balikpapan sudah memadati jalan protocol Jln. Sudirman, A Yani untuk melihat dari dekat pawai budaya yang digelar tiap tahun sekali apalagi dalam pesedrta pawai juga ada anak-anak mereka sehingga masyarakat terus memenuhi trotoar mulai dari Klandasan sampai Muara Rapak, hanya saja terkendala dengan hujan lebar yang mengguyur Balikpapan sehingga banyak peserta buyar setelah melewati panggung kehormatan. max
|