Panitia MTQ XXXIII Samboja Pakai Miskat2011-02-07 15:32:32
TENGGARONG,Kepala Kemenag Kukar, H Djamaluddin HD mengatakan, ada yang sedikit berbeda dengan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIII di Kecamatan Samboja. Tapi bukan kegiatannya, melainkan pakaian panitia, dimana pada acara pembukaan dan penutupan nanti, mulai dari panitia, dewan pengawas/tim verivikasi dan tim kerja/LPTQ menggunakan pakaian Miskat yang merupakan pakaian adat Kutai. Untuk diketahui, sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Kukar akan mengikuti MTQ XXXIII tingkat kabupaten yang diselenggarakan di Kecamatan Samboja, mulai tanggal 2 hingga 10 April 2011. Menurut Djamaluddin, MTQ akan memperlombakan 7 cabang lomba, diantaranya Tilawah meliputi, tartil untuk usia maksimal 9 tahun, anak-anak maksimal 13 tahun, remaja maksimal 21 tahun, cacat netra maksimal 40 tahun, dewasa maksimal 40 tahun, dan qira'at Al-Quran maksimal 40 tahun. Untuk Tahfidz meliputi, 1 juz dan tilawah usia maksimal 14 tahun, 5 juz dan tilawah maksimal 16 tahun, 10 juz maksimal 18 tahun, 20 juz maksimal 21 tahun, dan 30 juz maksimal 23 tahun. Selanjutnya, cabang Tafsir meliputi, bahasa Arab usia maksimal 23 tahun, bahasa Indonesia maksimal 29 tahun dan bahasa Inggris maksimal 29 tahun. MFQ usia maksimal 18 tahun, MSYQ maksimal 18 tahun, MKQ maksimal 35 tahun, M2KQ maksimal 23 tahun dan pemilihan da'i cilik (Pildacil) masimal 11 tahun. "Khusus Pildacil hanya sebagai acara tambahan," kata Djamaluddin yang juga Ketua I LPTQ Kabupaten Kukar. MTQ akan dilaksanakan selama 9 hari dengan rincian, tanggal 2-3 April adalah kedatangan para kafilah dan verifikasi calon peserta, 4 April pawai ta'ruf, rapat official, pengumuman hasil verifikasi, orentasi dewan hakim MTQ, dan upacara pembukaan MTQ. Selanjutnya, 5-7 April babak penyisihan tambah bahtsul masaail/MUI dan Toga), 8 April babak final semua cabang, 9 April rapat paripurna dewan hakim, rekreasi dan upacara penutupan, dan 10 April pemulangan para kafilah MTQ. Djamaluddin berharap kegiatan nantinya dapat berjalan dengan baik dan lancar dan tentunya itu perlu dukungan semua pihak terkait dan masyarakat pada umumnya. yd
|