Peringatan Maulid Nabi Muhaammad SAWDapat Dijadikan Intropeksi Diri
2011-02-08 04:06:28
SAMARINDA, Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy mengatakan, peringatan Maulidurrasul Muhammad SAW, hendaknya dijadikan momentum untuk instrospeksi diri (muhasabah binafsi), mengukur kadar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keluarga Besar Majelis Ta’lim Al Hasani Samarinda Seberang, Minggu (13/3). Farid mengingatkan bahwa persatuan dan kesatuan Umat Islam sekarang ini harus di tingkatkan. Jangan sampai Islam di dunia tercerai-berai dan saling bermusuh-musuhan. Selain itu, peringatan Maulid ini diharapkan merupakan wadah untuk membina Ukhuwah Islamiyah,"jelas Farid Wadjdy pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keluarga Besar Majelis Ta’lim Al Hasani Samarinda Seberang, Minggu (13/3). Menurutnya, Perbedaan yang kecil jangan diperbesar sehingga menimbulkan jurang pemisah yang dalam di antara kita. Berbeda dalam pandangan politik, profesi, kedudukan sosial, bukan menjadi hambatan buat kita untuk menegakkan agama secara bersama,” ujar Wagub. "Beberapa peristiwa pertikaian, kerusuhan, teror dan tindak anarkis yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, adalah cermin yang harus diambil hikmah pelajaran, agar tidak terjadi di Benua Etam, Kaltim ini. Dia menyambut baik, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagai bentuk pembangunan rohani menuju Kaltim Bangkit yang sejahtera. Sementara itu, dua orang penceramah yaitu Habib Mohammad Assegaf dan Komisaris Besar (Pol) Yahya Agil dari Jakarta pada intinya mengingatkan jamaah yang datang memenuhi Mushala Alhasani tidak pernah berhenti bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT , diantaranya nikmat sehat, nikmat bermasyarakat dan nikmat hidup berbangsa Indonesia. “Nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada kita sangat benyak dan tidak mungkin untuk dihitung satu-persatu. Sehingga melalui Maulid inilah keteladanan dan kecintaan terhadap Rasul dapat dicontoh dan diterapkan dalam kehidupan,” ujarnya. Kedua penceramah ini juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap peredaran Narkoba di masyarakat. Narkoba, menurutnya tidak saja mendatangkan mudarat bagi pelakunya, tetapi dapat mendatangkan masalah bagi masyarakat sekitarnya.mar
|