Bupati: Penajam Fair Dijadikan Kalender TahunanTransaksi Produk PPU dengan Daerah Lain
2011-02-08 04:10:27
PENAJAM, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Andi Harahap mengakmu bangga atas keberhasilan Penajam menggelar Penajam Fair 2011, karena ini merupakan kegiatan paling spektakuler dan pertama sejak PPU menjadi Kabupaten terpisah dari Kabupaten Paser, selain itu even yang berskala nasional ini juga akan kita jadikan kalender tetap tahunan, sebab melalui kegiatan ini akan banyak terjadi transaksi produk-produk PPU maupun dari daerah lain dan ini ajang bisnis yang harus mendapat perhatian. Ketika membuka Penajam Fair 2011 yang lebih menonjolkan berbagai produk local Bupati Andi Harahap mengatakan bahwa dalam usia Kabupaten kita ini yang kesembilan tahun kita mulai mampu menunjukkan keunggulan internal daerah yang masih terbilang sangat mudah di provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Dengan menyelenggarakan Penajam Fair 2011 yang diikuti banyak peserta kita sudah melangkah satu langkah lagi kedepan dan ini perlu dipertahankan dan tahun-tahun mendatang even ini harus lebih meriah lagi apalagi nanti akan banyakl produk unggulan kita yang bakal muncul sebagai hasil daerah PPU, apalagi melalui even Penajam Fair 2011 ini pemerintah daerah memperkenalkan dan memajukan perekonomian rakyat PPU ke luar daerah. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dalam kegiatan itu, antara lain pelaku usaha kecil menengah yang mengikuti pameran akan memperoleh transaksi bisnis dalam bentuk penjualan lansung ataupun tidak langsung, sehingga dapat menjalin kerja sama kemitraan dalam bidang peningkatan produk antarpelaku usaha khususnya di PPU ini. Selain itu, dengan pameran yang kita lakukan ini pelaku usaha juga berpeluang menanamkan invenstasinya didaerah ini termasuk membuka jaringan pemasaran baik pelaku usaha koperasi dan usaha kecil mikro lainnya dengan stan-stan pameran yang ditampilkan apalagi yang diupamerkan Bergama produk asli daerah. Melalui Penajam Fair 2011 ini masyarakat lebih mudah mengetahui informasi produk dan pembangunan unggulan daerah yang selama ini hanya dihasilkan kemudian dipasarkan sendiri padahal melalui even ini akan terjadi komunikasi dan transaksi produk-produk unggulan untuk ini pemerintah menyambut baik even ini, semoga masyarakat lebih percaya kepada produk daerah, demi peningkatakan perekonomian warga PPU, kata mantan Ketua DPRD Kabupaten PPU ini.. Tidak kala pentingnya, ujarnya, kegiatan ini dapat menarik investor agar tertarik pada produk usaha kecil menengah di PPU untuk itu kita harapkan dengan kegiatan ini dapat memasarkan potensi daerah kepada wisatawan luar daerah, ungkapnya. Masih menurut Bupati PPU, dia mengatakan, kegiatan ini menjadi agenda tahunan dalam rangka membangun usaha masyarakat mempromosikan keunggulan daerah dan hal ini sebagai upaya pemerintah dalam membina dan memperkenalkan usaha kecil dan menengah warga untuk mewujudkan visi pemerintah di bidang ekonomi kerakyatan. Sementara ketua panitia pameran, Kepala Dinas Kukmperindag Tur Wahyu Sutrisno mengatakan, tujuan diadakan Penajam Fair 2011 ini selain memeriahkan HUT ke-9 PPU, juga memperlihatkan sekaligus memperkenalkan berbagai hasil yang dicapai dalam memperomosikan seluruh hasil pembangunan, layanan publik, investasi, perindustrian dan perdagangan PPU ke daerah lain. Menurut Tur Wahyu, kegiatan ini memang sudah direncanakan jauh hari sehingga bisa berjalan dengan baik dan ini akan menjadi kalender tgetap pemkab PPU mendatang, apalagi tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan daya saing produk UMKM dan jaringan pemasaran antar UMKM maupun usaha besar, selain itu memperluas akses pasar produk KUKM dan bebrapa manfaat lain dalam kegatan tersebut. ‘’Ini even berskala besar padahal baru pertama kali digbelar di Penajam, harapan kami tahun depan even yang sama akan bisa digelar dengan melibatkan pesedrta yang lebih banyak sehingga transaksi akan terjadi tidak hanya produk-produk asli PPU tapi juga bisa produk dari luar dan ini dipastikan menggairahkan perkembangan UMKM di daerah ini,’’ ujar Tur Wahyu. Kepada wartawan dia mengatakan even pertama ini diikuti oleh 140 stan pameran terdiri pemerintah, perusahaan, stan UMKM dan IKM, perbankan dan stan pasar rakyat, sementara kegiatan dijadwalkan ini dimulai 12-17 Maret 2011, dengan berbagai acara yang digelar yakni makan gratis, festival band se- Kaltim, paduan suara, lomba tari dan lagu daerah selain itu digelar pula lomba mewarnai dan mengarang, lomba makanan nonberas, jajanan tradisional, cindra mata, lomba cipta menu 3B dan wayang kulit. max
|