Pelabuhan Tanjung Batu Tunggu Izin Direktoral Perhubungan Laut2011-02-08 04:21:39
TANJUNG REDEB, Proses mengoperasionalkan Pelabuhan Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan masih berjalan. Sejumlah fasilitas pendukung sementara masih terus dipenuhi. Meski tidak dalam waktu dekat, namun dipastikan operasional pelabuhan ini akan menangani mobilitas penumpang di Kabupaten Berau ke depannya. Kabid Perhubdat Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Berau, Fahmi Rizani menyebutkan, rencana awal pelabuhan akan dioperasional sebagai pelabuhan penumpang. “Tapi kedepan kita upayakan bisa sebagai pelabuhan kargo juga,” kata Fahmi. Terdapat beberapa pekerjaan lain dalam memenuhi administrasi pelabuhan sebelum dioperasikan seperti penyiapan pembangunan pelabuhan khusus dan terminal khusus. Pemkab Berau dalam persiapan itu sudah menggandeng PT Pelindo dalam tata kelola pelabuhan kelak. “Dimana kita sadari meski bisa dikelola sendiri, namun hal ini membutuhkan profesionalisme kinerja dalam penerapan kebijakan dalam lingkungan pelabuhan, Pelindo sudah kita lihat mampu menata pelabuhan kita yang sudah ada menjadi lebih tertib lagi, selain itu, ada beberapa keunggula lainnya,” ungkap Fahmi. Mengiringi komitmen itu, dijelaskan sementara ini tengah dipersiapkan perinjinan terminal khusus (Tersus) pelabuhan ke Direktoral perhubungan laut. Dimana terdapat 13 syarat utama yang mesti dipenuhi dalam persyaratan ijin pembangunan Pelbuhan khusus (Pelsus) dan Tersus yang akan dibangun. Dimana pada poin 12 dan 13 yakni batas-batas wilayah daratan dan perairan serta study lingkung hidup pelabuhan yang disahkan wajib terpenuhi disampaing syarat lainnya masih belum selesai. Komitmen Pemkab Berau dalam upaya menjadikan pelabuhan ini dijelaskan, melalui pertimbangan matang, dimana perairan pelabuhan yag ada saat ini disekitar Kota Tanjung Redeb sudah mulai dangkal dan dengan kapasitas yang dinilai tidak mencukupi lagi untuk menampung semua aktifitas kegiatan pelabuhan. Pemandangan kapal barang di perairan sungai Segah saat ini bukan hal yang langka lagi, hampir tiap minggu dapat ditemui kapal yang kandas berhari-hari. “Nah itukan menghambat, makanya kita gagas pelabuhan, meskipun awalnya untuk penumpang, tapi tidak menutup kemungkinan kita jadikan pelabuhan kargo,makanya kita kejar pemenuhan fasilitasnya dulu,” jelas Fahmi.
|