Warga Tertipu Dukun Palsu Ratusan Juta2011-02-08 04:35:07
SAMARINDA, Warga yang berada di Jl Pulau Sebatik Gang batu tertipu dukun palsu bernama Nirawati (45) warga Pondok Padat Karya Lestari Kelurah Sambutan yang mengaku dapat membuat usahanya menjadi ramai. Fatimah, salah seorang korban penipuan tersebut saat ditemui Poskota Kaltim, mengatakan bahwa dirinya merugi ratusan juta rupiah akibat ditipu Nirmala yang bertempat tinggal di Pondok Padat Karya Lestari. "Sebelum ditipu, saya sempat tidak sadarkan diri seolah-olah dihipnotis sebab ada ditawari agar tempat usaha bisa ramai," katanya, Senin (14/3). Setelah beberapa kali bertemu dengan dukun palsu (Nirmala) tersebut akhirnya meminta sarat agar usahanya menjadi laris dan ramai. Sarat-sarat tersebut antra lain telor ayam kampung, jarum emas 21 batang. Setelah menunggu sekitar satu bulan akhirnya korban baru sadar dan curiga bahwa dirinya merasa tertipu sebab sampai saat ini belum ada perubahan di tempat usahanya. "Kami baru sadar setelah satu bulan usaha tidak ada kemajuan sama sekali dan tetap seperti biasanya," ujarnya. Korban juga diberikan berlian palsu 113 butir agar usahanya semakin laris. Kemudian korban tersebut menyerahkan uang sebesar Rp 200 juta lebih yang dibayarkan secara bertahap. Untuk lebih menyakinkan bahwa berlian tersebut asli, kata korban, menanyakan kesejumlah toko milik temannya ternyata berlian tersebut palsu. Selain Fatimah juga ada teman usahanya juga pernah ditipu oleh Nirmala. Dalam kasus ini akhirnya korban melapor ke Polsub Sektor Mulawarman untuk mengadukan bahwa dirinya telah ditipu oleh Nirmala yang mengaku sebagai dukun. Dengan adanya laporan tersebut pihak Polisi telah berusaha mencari keberadaan Nirmala, baik dengan cara mendatangi tempat tinggalnya maupun menghubungi telepon seluler yang bersangkutan, namun sampai saat ini belum berhasil. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...