Empat Rumah Amblas Dua Sepeda Motor TerkuburAkibat Aktivitas Tambang di Lingkungan Pemukiman
2011-02-08 04:47:32
TENGGARONG, Empat unit rumah penduduk di RT 1 Rapak Nyamuk Kecamatan Loa Kulu Kota, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (13/3) malam ambruk bersama amblasnya tanah beberapa meter ke bawah. Musibah yang terjadi sekitar pukul 21.00 Wita tersebut memang tidak menimbulkan korban nyawa, namun 3 kepala keluarga dengan 14 jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan harta benda termasuk dua unit sepeda motor yang ikut terkubur tanah yang amblas. Kejadian yang meninggalkan lubang besar berbentuk kawah sekitar luasan 1 hektar lebih tersebut juga membuat jalan terputus sekitar 200 meter, termasuk sawah yang hampir panen serta usaha pembibitan ikan dengan ribuan bibit ikan juga ikut terkubur. Menurut pengakuan warga dan korban yang tertimpa musibah, kejadian itu sangat mendadak, tidak ada tanda-tanda sebelumnya, seperti gerakan tanah sebelum kejadian atau lain sebagainya. Mereka mengaku tiba-tiba saja tanah amblas dan rumah ikut ambruk. Tapi karena rumah yang berdiri di atas tanah yang amblas tersebut terbuat dari kayu yang sebagian besar dari kayu ulin, sehingga rumah tidak hancur berantakan sekalipun hampir terbalik. Hal itu juga yang menyebabkan tidak ada korban nyawa. Padahal pengguni sedang asik berisitrahat setelah hujan mengguyur sejak sore hingga malam hari. Berdasarkan pengakuan warga sekitar, memang kebetulan hari itu hujan turun cukup lebat mulai sore hingga malam hari, namun warga menduga keras bahwa amblasnya tanah tersebut lebih dikarenakan aktivitas tambang batu bara oleh CV Sulistia yang memang memang hanya berjarak beberapa meter dari jalan dan rumah warga. Untuk itu, apapun alasannya, warga minta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan (CV Sulistia, red) karena aktivitas tambang batu bara itulah yang menyebabkan musibah terjadi. Sementara sejumlah pemerhati lingkungan menyayangkan adanya aktivitas pertambangan di sekitar lingkungan penduduk itu, apalagi jaraknya hanya beberapa meter dari pemukiman. Mereka lebih menyayangkan lagi kenapa ada izin bagi perusahaan beroperasi di lokasi pemukiman. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...