Gubernur Surati Presiden Bubarkan AhmadiyahHasil Rapat Pimpinan Daerah se-Kaltim
2011-02-08 18:35:19
SAMARINDA,Berdasarkan hasil rapat pimpinan kepala daerah se-Kaltim, seperti Polda, Korem, Kajati, pimpinan DPRD, ketua MUI Kaltim, dan organisasi Islam, diputuskan bahwa Gubernur Kaltim akan menyurati Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk membubarkan Ahmadiyah. "Insya Allah, besok (hari ini-red) kita akan layang surat aspirasi dukungan pembubaran ahmadiyah kepada Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Mendagri. Hal itu kita lakukan, karena gubernur tidak mempunyai kewenangan untuk membubarkan ahmadiyah. Jadi kita hanya melayangkan surat dukungan, untuk segera membubarkan ahmadiyah, " jelas Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak kepada wartawan, usai memimpin rapat pembahasan masalah Ahmadiyah di Kaltim, Selasa (15/3). Selain membuat surat aspirasi pembubaran Ahmadiyah kepada presiden, menurut dia, Pemprov Kaltim juga segera membuat surat kepada pimpinan Ahmadinyah, agar mereka menghentikan semua aktivitas menyebar luaskan ajarannya, sesuai ketentuan dan isi Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri. "Jadi dalam pertemuan yang dilakukan tadi, ada dua keputusan yang diambil, pertama membuat surat aspirasi presiden terkait dukungan Kaltim untuk segera membubarkan ahmadiyah di tanah air. Kedua Pemprov Kaltim juga akan segera melayangkan surat kepada pimpinan ahmadiyah di Kaltim, agar segera menghentikan semua aktivitasnya dalam penyebaran ajarannya diwilayah Kaltim," tegas Awang. mar
|