Geliat Petani Nilam di Berau

2011-02-09  18:49:31

TANJUNG REDEB, Meskipun kalah pamor dengan budidaya tanaman lain, Nilam bukan tidak memiliki nilai ekonomis yang menggiurkan. Setidaknya hal itu berlaku bagi Rian (26) warga Sukan Tengah Kecamatan Sambaliung. Tanaman penghasil minyak Atsiri ini giat dikembangkannya dan terbukti mampu memberikan peghidupan bagi keluarganya. Nilai ekonomis tinggi dan mudah dikembangkan menjadi salah  satu pertimbangan usaha dibidang pertanian budidaya Nilam.
Sejak memutuskan untuk ikut transmigrasi, dengan luas lahan yang didapat dari jatah setiap transmigran, seluas 1,5 hektar pada awalnya hanya dijadikan lahan untuk bercocok tanam palawija. Sayangnya hama babi yang terus mengganggu membuat petani harus kreatif menyiasati perjuangan hidupnya.  Akhirnya pilihannya jatuh pada tanaman nilam yang tak sulit untuk perawatannya.
Ketertarikannya mengembangkan nilam itu karena berbagai faktor. Diantaranya lahan di kawasan Sukan itu dinilai sangat subur untuk ditumbuhi nilam walaupun tanpa pupuk, di samping masih banyaknya lahan yang kosong. Selain itu budidaya nilam ini juga sangat mudah untuk dilakukan setiap orang lantaran hanya batangnya saja yang ditanam.
Tidak hanya berkebun nilam, Riyan juga telah memiliki alat pemasak nilam untuk dijadikan minyak atsiri. Bahkan alat pemasak nilam itu dibelinya dari modal yang dipinjamnya dari pemerintah daerah melalui dana usaha kecil menengah (UKM) tiga tahun silam. Dana sekitar Rp 5 juta itu berhasil dikelolanya dengan baik untuk menumbuhkan usahanya yang kini turut diikuti warga setempat.
Pria asal Jawa Barat ini mengaku cukup puas dengan apa yang telah diperolehnya ini. Bahkan tidak sedikit, warga lain juga mengikuti jejaknya di beberapa kampung lain termasuk di Sukan. “Asal tekun pasti berhasil disamping keberuntungan, Karena hharga juga ikut arus pasar,” jelasnya. Bahkan harga minyak Astiri hasil pengolahan nilam pernah mencapai harga Rp 3 juta, namun kadang kala merosot sampai harga Rp 200 ribu.
Tanaman budi daya nilam milik Riyan itupun semakin berkembang, dan dia berupaya membangun sendiri penyulingan nilam untuk dijadikan minyak atsiri. Setiap hari Riyan mengaku memasak tanaman nilam itu antara 50-70 kilogram. Minyak atsiri yang didapatkannya tersebut dijualnya langsung ke Sengata melalui perantara yang juga saudara kandungnya sendiri. Dalam sebulan, Riyan mengirim sebanyak 60 kilogram minyak atsiri. Setiap 1 kilogram minyak atsiri dihargai Rp 200 ribu.
Melihat celah itu, akhirnya salah satu cabang dalam program Community development (Comdev) PT Berau Coal turut mendukung pengembangan tanaman ini. Keberhasilan budidaya tanaman nilam juga tak lepas dari campur tangan perusahaan tambang ini. Tidak sedikit bantuan yang diberikan bagi kelompok yang menjadi dampingan Berau Coal. Salah satu pembudidaya Nilam di Berau,
Sementara petani lainnya, Amir, warga Maluang kecamatan Gunung Tabur, mengaku akan mendapatkan bantuan 20 ribu bibit nilam. Namun baru sejumlah 9 ribu bibit yang didatangkan, sementara sisanya akan segera menyusul. Hasil panen daun nilam basah yang didapat dari sebagia kecil dari lahan yang disediakan yakni 8 hektar sudah cukup menjanjikan. Dalam 100 kilogram daun basah biasanya akan menghasilkan 25 kilogram nilam kering. Namun demikian, milik Amir ini belum ada yang dijual meski sudah diolah melalui penyulingan.
Tekstur tanah di Kabupaten Berau dibeberapa wilayah dinilai cukup bagus untuk membudidayakan tanaman ini. Seperti halnya kampung Sukan dan desa Maluang, melalui keberhasilan petani merupakan salah satu indicator positif dari harapan petani nilam Berau. Selain mudah dikembangkan, tanaman ini juga dapat ditanam dengan sistem tumpang sari disela-sela tanaman lainya. as

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
R A B U
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...