15 Unit Mobil PMK Ngantri di SPBU Jl Slamet Riyadi2011-02-09 18:58:33
SAMARINDA, Puluhan Unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) mendatangi salah satu SPBU di Jl Slamet Riyadi. Mereka mendatangi untuk mengisi bahan bakar sebagai operasi jika terjadi kebakaran. Sebanyak 15 Unit Mobil PMK mengantri hingga membuat kemacetan yang panjang di daerah tersebut. Menurut Kabid Sapras dan Logistik H Lamri, dengan mengisi di SPBU ini membuat kinerja PMK menjadi bertambah dan terganggu. Sebelumnya mereka membeli bahan bakar mengunakan drum. "Kami meminta kepada Pertamina untuk memberikan dispensasi agar bisa membeli kembali dengan menggunakan drum tersebut," kata Lamri, Rabu (16/3), saat berada dilokasi pengisian SPBU. Sebenarnya, kata dia, pihak Pertamina sudah diberikan surat oleh Walikota Samarinda H Syaharie Jaang untuk memberikan jumlah BBM yang diperlukan sebanyak 6 drum atau 1200 Liter. Permintaan dengan mengunakan drum ini, agar kinerja PMK menjadi maksimal. Sebab, jika mengantri selain membuat kemacetan juga jika terjadi kebakaran pada malam hari, maka petugas PMK kesusahan mencari BBM. BBM sebanyak 1200 liter ini terdiri dari 600 liter Premium dan 600 liter Solar. BBM tersebut digunakan untuk operasional 29 unit mobil, 35 unit Mesin Forteble (mesin semprot), 2 buah speed boat dan 1 unit Eskavator mini. "Kalau BBM ini habis dan terjadi musibah kebakaran pada malam hari petugas harus membeli dimana," ujarnya. Dengan adanya surat dispensasi dari Walikota Samarinda pihak dari Pertamina sampai sekarang belum memberikan tanggapan terkait pembelian dengan menggunakan drum tersebut. "Uang pemanasan aja selama satu minggunya Rp3.000.285.000 untuk semua pengomperasional mobil PMK. Jika membeli BBM dengan non subsidi maka anggaran tersebut tidak cukup," terangnya. Ditempat terpisah Plt Kabag Humas Erham mengatakan, dengan adanya disposisi dari Pemkot, maka pihak pertamina segara menanggapinya. Pengisian BBM ini juga untuk pengoprasian jika terjadi kebakaran agar tidak meluas musibah ini. "Kami meminta Pertamina bisa segera memberi keputusan terkait pembelian menggunakan drum tersebut," pungkasnya.aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...