PKL dan Satpol PP Bentrok2011-02-09 19:19:58
SAMARINDA, Penolakan perpindahan lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jl Gajah Mada depan Masjid Raya, Rabu (16/3) membuat Satpol PP dan PKL bentrok. Bentrokan berawal saat PKL melempar kayu keanggota Satpol PP yang hendak memotong kayu yang berada di dekat dermaga yang digunakan untuk berjualan para PKL. Puluhan PKL tersebut membawa kayu sepanjang 1 meter untuk menghalang petugas yang inggin melakukan penertiban. Demi mengantisipasi agar bentrokan tak meluas, akhirnya petugas Satpol PP ditarik mundur. "Demi keamanan dan bentrokan meluas kami menarik anggota untuk mundur dan meninggalkan lokasi tersebut. Kami akan kembali menertibkan PKL di Jl Gajah Mada sesuai perintah Walikota," ujar Kepala Satpol PP Kompol H Ruskan, Rabu (16/3). Sebenarnya, kata dia, kejadian itu bisa dihindari, tapi karena kurang koordinasi dengan pihak kordinator PKL, maka bentrok tak bisa dihindari. Selalin penertiban, tim juga melakukan pemasangan larangan kawasan bebas PKL yang ditempatkan di empat titik yaitu Jalan Gajah Mada, Terminal Sapulidi, Depan Masjid Islamic Center dan dermaga Sungai Karang Mumus (SKM). Namun gertakan itu tidak membuat para Anggota Satpol PP takut. Menurut Ruskan, pohaknya akan bersikeras tetap menertibkan PKL yang melanggar. Menurut salah seorang PKL, Fatimah mengatakan pihaknya tetap ingin berjualan di Jl Gajah Mada. Karena Pemkot sendiri belum menyediakan tempat bagi para PKL. "Kami tidak akan pindah sebelum ada kepastian tempat bagi para PKLM Sebab dari sinilah kami mencari nafkah bagi keluarga kami," katanya. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...