SMPN 1 Berau Toreh Prestasi2011-02-10 13:05:52
TANJUNG REDEB, Meski baru sampai tingkat Provinsi, namun prestasi yang dicapai pelajar SMPN I Berau sudah bisa dibilang cukup membanggakan. Hal ini dibuktikan oleh 3 orang pelajar SMP yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Redeb ini. Dalam acara Pekan Fisika XII yang digelar Universitas Mulawarman di Samarinda, Berau kembali menorehkan prestasi sebagai juara II lomba majalah dinding (Mading) Sains. Dalam lomba yang digelar, SMPN I mengirim 6 pelajarnya yakni Hilman Muzadi kelas 8A dan Sasqia Khalizah kelas 8A, keduanya sebagai juara II Mading Sains. Hilman anak pasangan Masyhadi Muhdi dan Puja Astinah, dan A Sasqia anak pasangan Zulkifli Azhari dan Sulami Ningsih ini mengaku belum terlalu siap mengikuti lomba dikarenakan waktu yang sempit untuk persiapan. “Ya dibimbing sama guru sebisanya aja, tapi lumayan dapat juara II,” ujar Hilman ditimpali Sasqia. Untuk Olimpiade Fisika, 4 orang pelajar yakni Jauva Akbar, Dina Septina, Devi Zayna dan M Satria hanya memasukan nama Dina Septina sebagai finalis yang masuk 10 besar. Itupun diakui guru pendamping Dewi Sri Dahliana dengan persiapan yang ala kadarnya. Selain itu, masih dalam kegiatan yang digelar Unmul, yakni Olimpiade sains Biologi (Osagi), pelajar SMPN I juga mengirimkan pelajarnya dan berhasil keluar sebagai juara II atas nama Dinda Aprilistya Puri putri pasangan Agus Supriadi dan Hj Yulistina Elistya. “Sebenarnya anak-anak ini masih bisa lebih meraih prestasi lebih tinggi jik saja memiliki waktu persiapan lebih, lomba sains fisika saja kita kewalahan karena kurang persiapan, seperti alat labolaturium, kita sampai pinjam sama sekolah lain di Samarinda,” ungkap Dewi Pembimbing Olimpiade fisika. Sementara itu, guru pembimbing lainnya, Johansyah Spd, mengutarakan komitmennya untuk mengantarkan pelajar SMPN 1 untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi. “ini memang sudah program kita untuk mengmbangkan bakat anak-anak, tapi untuk lomba yang baru saja dilakukan ini dengan keadaan darurat, kita berikan materi seadanya saja, apalagi standfar materi lomba itu ada pelajaran dari kelas 1 sampai kelas 3, sementara anak-anak kita ini ada yang baru kelas 2 dan kelas 1,” papar Johansyah. Kepala Sekolah SMPN I, Bayanuddin mengaku cukup puas dengan hasil yang didapat anak didiknya itu. “Memang baru juara II, kita komitmen pada kegiatan sama berikutnya bisa dapat juara I, namun kendala saat ini adalah keterbatasan media pengembang bakat mereka, seperti lab dan ruang khusus lainnya, padahal untuk potensi peraih prestasi serupa disekolah ini cukup banyak,” ungkapnya. Partisipasi orang tua pelajar yang kirim juga dinilai sangat besar dalam mendukung prestasi yang ditorehkan ini. Selain dana sekolah, dana pribadi orang tua, kata Bayanuddin sangat membantu. “Luar biasa sekali kami rasa bantuan itu,” sambungnya. as
|