PT Adityama Perkasa Cetak Soal UN Kaltim2011-03-21 00:41:22
SAMARINDA, Setelah dilakukannya visitasi terhadap dua percetakan yang telah dinyatakan lolos dengan berbagai pertimbangan, akhirnya PT Adityama Perkasa asal Samarinda dinyatakan sebagai perusahaan pemenang untuk percetakan soal Ujian Nasional (UN) bagi seluruh jenjang di Kaltim 2011 ini. Demikian dinyatakan Kadisdik Kaltim H Musyahrim MM yang didampingi Ketua Panitia UN Kaltim Hj Dayang Budiati ketika ditemui akhir pekan lalu di Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim Samarinda. Dikatakannya, proses visitasi itu dilakukan setelah ditetapkannya sejumlah nama perusahaan percetakan yang memenuhi kategori persyaratan, sebagai percetakan soal UN di Kaltim, sesuai dengan Pedoman Operasional Standar (POS) UN 2011. Di mana, sebelumnya ada 24 peserta yang mengikuti proses lelang tersebut. Alhasil, dari 24 peserta tersebut yang memenuhi syarat sesuai POS UN 2011 hanya 2 perusahaan, yakni PT Adityama Perkasa dan PT Pandu Palagat. “Percetakan itu hanya diperuntukan bagi jenjang SMP hingga SMA, MA dan SMK,” ujar Kadisdik Kaltim H Musyahrim yang dibenarkan Ketua Panitia UN Kaltim 2011 Dayang Budiati akhir pekan lalu. Dijelaskannya, untuk percetakan tersebut tentunya ada standar yang harus dipenuhi, sehingga tidak sama sepertihalnya dengan mencetak umumnya. Contohnya, mencetak tulisan pintu saja, tentunya tidak boleh ada pintu selain pintu depan. “Bahkan, ketika melakukan proses percetakan, para pekerja harus diperiksa, jika mereka keluar melakukan aktivitasnya sebagai pencetak soal. Tegasnya lagi, wartawan pun dilarang masuk percetakan, terkecuali ada ijin dari dinas pendidikan. Sedangkan, untuk soalnya sendiri diperoleh melalui Pusat Pendidikan Nasional (Puspendik) yang bentuknya dari CD,” jelasnya. Sementara itu, mengenai soal tersebut hingga saat ini belum ada diserahkan oleh Puspendik ke Disdik Kaltim, yakni melalui Panitia UN Kaltim 2011. Menurutnya, soal tersebut akan diserahkan, jika sudah ditetapkan pemenang percetakannya. “Penyerahan itu nantinya akan dikawal oleh pihak kepolisian, pengawas dari Unmul yang langsung diserahkan kepada percetakan. Dan berita acara juga dilakukan pada saat itu juga. Kemudian, baru dimasukkan ke berangkas. Setelah serahterima itu, sepenuhnya tanggung jawab menjadi tanggung jawab percetakan. Jadi, percetakan itu, tetap diawasi oleh pihak aparat dan panitia pengawas dari Unmul. Di mana, pengawasan itu dilakukan selama 24 jam oleh pengawas,” tegasnya. Selain itu, mengenai persiapan bagi peserta UN di Kaltim, diharapkan seluruh orang tua dan peserta itu sendiri dapat mempersiapkannya dengan baik ujian yang akan dihadapi. Menurutnya, orang tua siswa jangan ada kekhawatiran untuk tidak lulus, asalkan persiapan terhadap anak-anak untuk menghadapi ujian benar-benar dilakukan. “Jangan ada rasa takut dan khawatir segala sesuatunya. Tumpahkanlah segala perhatian kepada anak-anak untuk mempersiapkan diri mereka. Sebab, soal yang akan diujikan merupakan pelajaran yang telah dipelajari oleh anak-anak kita. Mudah-mudahan anak-anak kita dapat meraih kelulusan yang diinginkan,” pungkasnya.mar
|