Data Guru Penerima Laptop Harus JelasProses Pinjam Pakai Dikelola Disdik
2011-03-21 04:04:20
TENGGARONG, Sekkab Kukar, Haryanto Bachroel mengatakan perlu meluruskan anggapan banyak orang mengenai pelelangan barang dan jasa dimana ada yang berpikir hanya barang saja yang bisa dilelang tetapi jasa tidak. Karena sebenarnya barang maupun jasa dapat dilelang. Untuk itu lanjut Sekkab, masalah program satu guru satu laptop haruslah jelas penerimanaya, jumlah yang akan menerima harus didata dengan baik sehingga tidak terjadi penerimaan ganda dan program tersebut tepat sasarannya. Penegasan tersebut disampaikan Sekkab dalam rapat program satu guru satu laptop yang dipimpin Assisten II Setkab, Edi Damansyah yang juga dihadiri Assisten III Sutrisno, Senin (21/3) di ruang Rapat Sekda Kukar. Edi Damansyah mengatakan, rapat dilakukan berkaitan dengan peningkatan program mutu dan kualitas pendidikan yang dipadukan dengan peningkatan sarana pendidikan berupa pembagian Laptop bagi guru. Untuk itu, lanjutnya, posting anggaran harus jelas yaitu di belanja modal dan pendistribusiannya melalui program pinjam pakai asset daerah dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan akan diserahkan kepada sekolah dan sekolah yang akan memdistribusikan kepada guru. Untuk sekolah negri, proses pinjam pakainya akan dikelola oleh dinas pendidikan karena sekolah bukan sebagai SKPD. Sedangkan untuk yayasan atau sekolah-sekolah swasta dan guru-guru swasta akan dibahas kembali masalah pembagiannya lebih lanjut pada rapat mendatang pada Senin 28 Maret 2011. Dijelaskan, berkaitan dengan aplikasi, penggangaran biaya modal termasuk dalam aplikasi. Untuk itu Dinas Pendidikan diharapkan dapat kembali mencermati program aplikasinya mulai dari tingkat SD, SMP sampai SMA. Bila sudah ada aplikasi diprogram edukasi dari diskominfo Kukar yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional maka diharapkan tidak perlu lagi diadakan aplikasinya. Ia juga meminta kepada Diskominfo untuk bekerja sama dengan Disdik agar program yang akan dijalankan ini berlangsung dengan baik dan berkesinambungan, sehingga sesuai dengan yang diharapkan Bupati Kukar. Selain itu Diskominfo juga diminta melakukan pemilahan program secara kongkrit di program E- Learning yang diajukannya untuk dikoordinasikan dengan konsep Disdik, sehingga singkron satu dengan lainya. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...