Banjir di Tanjung Selor Akibat Drainase Buruk

2011-03-22  22:56:30

TANJUNG SELOR, Buruknya system drainase yang ada di Tanjung Selor membuat luapan air dari Sungai Kayan saat pasang dan curah hujan yang sangat tinggi membuat aliran air yang menggenangi beberapa tempat di Tanjung Selor tidak mengalir dengan baik, sehingga kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya banjir.
Sekretaris Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapeksindo) Bulungan, Syarifuddin Tjaning,ST kepada Poskota Kaltim Rabu (23/3) mengatakan, terjadinya banjir di beberapa ruas jalan termasuk menggenangi beberapa gedung sekolah dan perkantoran disebabkan pengaliran air yang tidak normal akibat tanah dasar (Elevasi,red) yang terlalu tinggi sehingga air tidak bisa mengalir.
“Air akan mengalir jika air Sungai Kayan tersebut surut kembali dan fungsi drainase adalah mengalirkan air ke tempat yang ada termasuk kearah sungai. Namun ketika air masuk ke kota, jika sungai mengalami pasang dan meluap maka air akan menggenangi seluruh kawasan terendah melalui drainase sehingga apabila drainase tersebut tidak baik maka genangan air tersebut akan sulit untuk mengalir kembali,” jelas Syarifuddin Tjaning.
Syarifuddin menjelaskan, kondisi drainase di Tanjung Selor kini sudah tidak sesuai dengan kondisi elevasi yang ada sehingga mengakibatkan genangan air terjadi di mana-mana. Untuk itu perlu di lakukan pengawasan terhadap kondisi Elevasi yang ada di Tanjung Selor.
“Salah satu solusi yang kami nilai mampu untuk mengurangi terjadinya genangan air di Tanjung Selor adalah dengan dibuatkannya kanal tertutup dibangun di tengah kota yang berfungsi untuk bisa menerima aliran air, kemudian air tersebut dapat dibuang kembali ke Sungai Kayan,” jelas Syarifuddin.
Syarifuddin berharap genangan air yang mengakibatkan banjir di Tanjung Selor dapat segera di tindak lanjuti dengan membangun beberapa titik penampungan air termasuk memperbaiki system drainase yang ada, sehingga air bisa mengalir dengan baik,apalagi kondisi yang ada di kota Tanjung Selor hampir keseluruhan daerah pengembangan kota berasal dari kawasan rawa.
“Jika kondisi tersebut tidak segera menjadi perhatian pemerintah daerah dengan memperbaiki system drainase dan memperhatikan elevasi yang ada, maka tidak menutup kemungkinan lima tahun kedepan kota Tanjung Selor akan tenggelam pada saat turun hujan dan air sungai pasang tiba,” ujar Syarifuddin Tjaning. vic.

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...