GOR Aji Imbut Diresmikan Gubernur Senin Depan2011-03-22 23:15:34
TENGGARONG, Pemkab Kutai Kartanegara telah sepakat menamakan kompleks Gelanggang Olahraga (GOR) terbesar dan termegah di Tenggarong Seberang itu dengan nama GOR Aji Imbut dan nama tersebut akan diresmikan Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak bersamaan dengan diresmikannya komplek olahraga terrsebut, Senin (28/3) pekan depan. Peresmian akan dilakukan dalam suatu upacara adat Kutai Tempong Tawar yang dipimpin Sultan HM Salehuddin II. Sekkab Kukar, Haryanto Bachroel sebelumnya mengatakan, disepakatinya pemilihan penamaan GOR Aji Imbut itu berdasarkan kajian yang mendalam terhadap seorang figur yang sangat berjasa dalam sejarah pembangunan di Kesultanan Kutai Kartanegara. Sehingga tim sepakat untuk mengusulkan Aji Imbut sebagai nama yang tepat untuk GOR tersebut. Ditambahkan, berdasarkan sejarah, Aji Imbut adalah gelar dari Sultan Aji Muhammad Muslihuddin. Menurut Haryanto Bachroel yang juga termasuk kerabat dari Aji Imbut ini, nama Aji Imbut dipilih berdasarkan catatan historis bahwa Aji Imbut pada saat itu ingin memindahkan pusat pemerintahannya dari Marangan (kini di kawasan Loa Kulu dan Jembayan) ke wilayah hulu. Dalam proses perjalanan melewati Sungai Mahakam mencari ibukota pemerintahan yang tepat, Aji Imbut sempat bermalam di daerah Gersik (di kawasan Desa Perjiwa saat ini), sebelum memilih ibukota Kesultanan Kutai Kartanegara ke Tepian Pandan (nama kota Tenggarong dahulu) pada 28 September 1782. Beberapa hari di Gersik, Aji Imbut tertarik dengan kawasan ini karena memiliki lahan pertanian yang potensial untuk dikembangkan. Disamping itu, Gersik yang tidak jauh dari Tenggarong juga memiliki anak Sungai Mahakam yaitu Sungai Landap sebagai sistem irigasinya. Sehingga akhirnya Gersik menjadi lumbung pangan bagi warga ibukota Kesultanan Kutai Kartanegara, Tenggarong pada waktu itu. “Sehingga peran Gersik sebagai pemasok pangan sangat penting dan strategis kedudukannya,” ujarnya. Menurutnya lagi, Gersik tempo dulu hingga saat ini yang kemudian berubah menjadi Desa Perjiwa, posisinya masih tetap strategis dan tidak bisa tergantikan bagi kota Tenggarong. Oleh sebab itu Tim Pemkab sepakat memilih Aji Imbut sebagai nama GOR di Desa Perjiwa tersebut. Untuk dijadikan sebuah monumental sejarah kawasan dan figur yang sangat berjasa di Kukar. Desa Perjiwa, lanjut Haryanto Bachroel bagaikan bumper atau kawasan penyangga bagi kota Tenggarong ini, dan Aji Imbut adalah figur Founding Father di Kukar. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...