PDIP Kaltim Kecam Agresi AS ke Libya2011-03-24 23:25:47
SAMARINDA, Agresi militer tentara Amerika Serikat dan sekutunya di negara berdaulat Libya mendapat kecaman dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kaltim. Kader dan simpatisan PDIP Kaltim bahkan menilai bahwa serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan sekutunya merupakan upaya Amerika Serikat untuk memulai penjajahan di Negeri Libya yang dikenal kaya akan hasil bumi minyak dan gas bumi. Sekretaris DPW PDIP Kaltim Sudarno yang memimpin kegiatan ini mengatakan bahwa aksi Amerika Serikat dan sekutunya adalah tindakan penjajahan gaya baru, dengan dalih sebagai polisinya dunia. Padahal itu dilakukan untuk mendapatkan minyak. "Ini semua demi minyak," tegas Sudarno kepada Wartawan disela-sela aksi damai didepan Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (23/3) kemarin. Didepan kantor Gubernur Kaltim, ratusan kader dan simpatisan partai berlambang banteng moncong putih ini melakukan aksi mengecam tindakan arogasi tentara Amerika Serikat dan sekutunya yang telah melancarkan serangan udara ke Libya dan menimbulkan jatuhnya korban sipil. Dalam aksinya, selain menggunakan pakaiaan serba merah ala PDIP, massa juga membawa spanduk dan pamflet bertuliskan nada kecaman terhadap Amerika Serikat dan sekutunya. Dalam orasinya, massa menilai bahwa serangan Amerika ke Libya adalah upaya Amerika untuk menguasai minyak yang terdapat di negara itu, sekaligus upaya untuk penjajahan terhadap negara-negara penghasil minyak. "Hari ini mungkin Libya, besok atau dimasa yanag akan datang Amerika juga akan melakukan hal yang sama terhadap Indonesia. Karena saat ini, Indonesia masih terdaftar sebagai negara penghasil minyak," tegas Sudarno. Menurut dia, seharusnya Presiden SBY berani mengecam tindakan yang tidak manusiawi tersebut. Karena berdasarkan laporan media televisi serangan membabi buta yang dilancarkan angkatan bersenjata AS telah menewaskan ribuan warga sipil. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...