SKPD Harus Berlomba Serta Mandiri

Namun Tetap Saling Koordinasi

2011-03-25  05:00:55

PENAJAM, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Penajam Paser Utara (PPU),  H Sutiman mengatakan,  sudah saatnya semua SKPD berlomba dan berpacu berbuat lebih baik dari yang lain. Tiap-tiap SKPD harusnya masing-masing punya unggulan, sekaligus harus bisa lebih mandiri.
Sutiman mengingatkan hal itu pada pembukaan Forum Gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (FG-SKPD) di ruang pertemuan lantai dasar Kantor Sekretariat Kabupaten.
Dia mencotohkan, beberapa SKPD seperti Diskukmperindag harus punya unggulan program industri rumah tangga (IRT) yang terbilang sukses di bawah binaannya, agar dapat ditampilkan dan menjadi ajang promosi pada acara Pekan Nasional (Penas) KTNA mendatang.
Demikian pula bidang pertanian, menurutnya, banyak hal yang bisa ditonjolkan termasuk peningkatan hasil produksi pertanian, seperti peningkatan hasil produksi gabah, juga masalah pembelian bibit dan pupuk. Namun, lanjutnya,  karena kurang sosialisasi akhirnya petaninya tak dapat manfaatkan hal itu secara maksimal. Menurutnya, inilah tugas para PPL lebih proaktif memberikan penyuluhan, jangan sampai petani kehilangan komunikasi atau miss comunication dan lain-lain.
Belum lagi soal perindustrian, lanjut Sutiman, bagaimana menampilkan kemasan makanan yang lebih menarik dan dapat menjamin kebersihan serta memenuhi standar kesehatan. Nah, bicara soal Dinas Kesehatan malah sekarang kurang nyambung yang ujung-ujungnya mengarah kepada perbaikan jalan yang lagi rusak parah. Ternyata, kata dia, jalan rusak juga berimbas pada kesehatan, seperti orang yang mau melahirkan saat dilarikan ke rumah sakit belum sampai di tujuan sudah melahirkan di jalan.
Artinya, lanjut Sutiman, SKPD satu dengan yang lainnya saling keterkaitan, sehingga jangan terkesan SKPD bekerja sendiri-sendiri, jangan mengedepankan egonya masing-masing proyek yang satu menuding proyek yang lain.
Sebelumnya, Kepala Bidang Penelitian, Evaluasi dan Pelaporan, Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Suprih, saat memberikan laporannya mengatakan,  sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, maka dilaksanakan FG-SKPD.
Disebutkan, forum ini mempunyai kedudukan strategis, karena menjadi media dan wadah bersama antar pelaku untuk membahas perencanaan pembangunan 2011.
Dia menjelaskan, FG-SKPD melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan dokumen Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), Renstra SKPD menjadi Renja SKPD tahun 2012.
Secara substansi, Renja SKPD memuat potensi atau kondisi riil suatu daerah, isu dan permasalahan strategis, sasaran program, kebijakan, prioritas kegiatan pembangunan serta pendanaannya masing-masing urusan yang ditangani. ***

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...