Tiga Proyek Total di Blok Mahakam Diresmikan2011-03-28 02:15:39
ANGGANA, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Darwin Zahedy Saleh, Sabtu (26/03) mengatakan tiga proyek besar bidang Minyak dan Gas (Migas) yang dikerjakan Total E&P Indonesie bersama mitra lamanya INPEX sudah selesai dan mulai dioperasikan sehingga produk Gas di Delta Mahakam terus bertambah, sebelumnya sudah mulai mengalami penurunan yang cukup besar. Tiga proyek bidang Migas dilokasi Total E & P Indonesie sebenarnya sudah mulai dikerjakan beberapa tahun terakhir ini namun baru selesai dan sebagian sudah mulai beroperasi dan lainnya akan segera beroperasi, apalagi belakangan ini produk gas dari sejumlah sumur milik Total E & P Indonesia dalam beberapa tahun ini menunjukkan angka yang menurun sehingga perlu dibangun kompresor atau proyek yang merangsang produk gas lebih besar lagi. Tiga proyek Migas yang diresmikan Menteri ESDM DR. Darwin Zahedy Saleh, dikenal dengan nama proyk Tunu tahap 11, 12 dan 13A, Piciko 6 dan Fasilitas akomodasi lapangan South Processing Unit (SPU) ketiga proyek itu berada dalam wilayah operasi South Processing Unit (SPU) atau dikenal dengan lapangan SPU. Dalam sambutannya Darwin Zahedy Saleh mengatakan, gas bumi memiliki peran sangat penting dalam pembangunan nasional sebagai sumber penerimaan Negara dan penyediaan bahan baku dan bahan bakar dan kebutuhan bahan baku gas ini akan terus meningkat ditahun-tahun mendatang namun disisi lain ketersediaan gas tidak semakin banyak namun sebaliknya semakin berkurang. ‘’Saat ini cadabfab gas bumi yang ada hanya untuk kebutuhan 48 tahun kedepan selanjutnya harus dilakukan lagi pencarian sumber-sumber gas baru dan perlu diketahui kalau gas bumi tidak hanya dibutuhkan dalam negeri tapi juga diekspor, untuk itu kita terus berupeya auntuk mencari sumber gas bumi baru mengantisipasi kekurangan gas bumi dimasa mendatang,’’ ujar Menteri ESDM. Menurut Menteri ESDM, pembangunan lapangan gas dan kondensat dilapangan Tunu dan Peciko masih di blok Mahakam yang dibangun Total E & P Indoensie bersama mitra kerja INPEX Corp (50 : 50) merupakan salah satu cara meningkatkan produksi gas bagi kebutuhan nasional maupun ekspor. Elisabeth Prost, President Director & General Manager Of Total Indonesie mengatakan lapangan SPU menghasilkan gas sebanyak 1.200 MMscfd dan 27.000 barrel kondensat per hari dan kini Total E & P Indonesia memiliki tiga sentra processing masing-masing South Processing Unit (SPU), North Processing Unit (NPU) dan Central Processing Unit (CPU) mengelola tujuh lapangan minyak dan gas (Migas) diantaranya Lapangan Peciko, Handil, Tunu, Tambora, Sisi Nubi, Bekapai dan South Mahakam. Menteri ESDM dalam peresmian ini didampingi Wakil Gubernur Kaltim Faried Wajdy, Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari, President Director & GM Of Total E & P Indonesie Elisabeth Prost, walikota Balikpapan diwakili Kepala Bappeda Suryanto, Muspida Kukar dan sejumlah undangan. max
|